Arteria Dahlan Berdalih Tak Mau Ada Sunda Empire di Kejagung, Ali Syarief: Berulah Lagi, Jangan Anggap Sepele

324
Arteria Dahlan

Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan menjawab kritikan yang ditujukan kepadanya usai meminta seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) diganti karena menggunakan bahasa Sunda saat rapat.

Arteria Dahlan mengungkapkan pernyataannya tersebut agar tidak ada nepotisme yang berbasis kesukuan dalam sebuah institusi pemerintahan seperti Kejaksaan Agung (Kejagung).

Menurut Arteria Dahlan, dirinya tak mau ada Sunda Empire di Kejagung dan menekankan kualifikasi para pejabat di institusi tersebut didasarkan atas kompetensi yang dimilikinya, bukan karena kedekatan berbasis suku.

Pernyataan Arteria Dahlan itu turut ditanggapi oleh Pendiri Cross Culture Institute, Ali Syarief.

Menurut Ali Syarief, Politisi PDIP itu kembali berulah karena tidak mau minta maaf dan menuding ada Sunda Empire di Kejagung.

Hal itu diungkapkan Ali Syarief melalui cuitan di akun Twitter @alisyarief pada Rabu, 19 Januari 2022.

“Si Arteria Dahlan, berulah lagi. Tidak mau minta maaf, dan bahkan menuding dia tidak mau  KEJAGUNG ada Sunda Empire,” cuit Ali Syarief.

Ali Syarief mengungkapkan saat ini teman-teman dan para sesepuh di Jawa Barat sedang berkonsolidasi terkait pernyataan Arteria Dahlan tersebut.

Dia mengingatkan Arteria Dahlan untuk tidak menganggap sepele permasalahan tersebut. Pasalnya, masyarakat Sunda bertambah murka besar akibat pernyataan Politisi PDIP itu.

“Teman2 dan Sesepuh Jawa Barat, sedang konsolidasi untuk masalah ini. Jangan anggap sepele, orang Sunda bertambah murka besar soal ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Arteria Dahlan meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mengganti seorang Kajati yang menggunakan bahasa Sunda saat sedang rapat.

Hal itu disampaikan Arteria Dahlan saat rapat Komisi III DPR RI dengan Jaksa Agung di Gedung Parlemen, Jakarta pada Senin, 17 Januari 2022.

“Ada Kajati Pak, yang dalam rapat dalam raker itu ngomong pakai bahasa Sunda, ganti pak itu,” kata Arteria Dahlan.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here