Anwar Abbas: Saya kagum Densus 88, terus terang saja orangnya baik sopan

670
Anwar Abbas

Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas mengkritik Densus 88 soal merespons penangkapan tiga ustaz diduga teroris. Walau sering kritik Anwar Abbas ada sisi kagum lho pada Densus 88.

Salah satu kritik Anwar Abbas ke Densus 88 soal penangkapan teroris adalah kalau sudah mendeteksi seseorang mengarah pada terorisme atau melawan ideologi Pancasila, ya harusnya langsung ditangkap dong, jangan dibiarkan terus dipantau dan baru ditangkap ketika akan melancarkan aksi teror.

Anwar Abbas kagum Densus 88

Sosok Anwar Abbas bukan kali ini saja lho kritik kinerja detasemen antiteror Polri itu. Sebelum kritik Densus 88 soal penangkapan tiga ustaz, tokoh Muhammadiyah asal Padang ini juga mengkritik Densus 88 yang ngurusi kotak amal sumber dana dari aksi terorisme, apa nggak ada hal yang lebih penting sih.

Ilustrasi Densus 88. Foto: Antara
Ilustrasi Densus 88. Foto: Antara

Namun dia senang setelah Densus 88 dikritik mereka ngajak dialog.

“Beberapa waktu lalu saya kritik Densus, kemudian Densus menemui saya di kantor saja dan terjadilah dialog, ada understanding, itu lah. Terus terang dalam hal tertentu saya kagum juga dengan Densus 88, dalam hal tertentu nggak setuju juga,” katanya dikutip dari Youtube Realita TV, Jumat 19 November 2021.

Momen dialog dengan Densus 88 itu, Anwar mengatakan berjalan asyik, saling menyampaikan ide gagasan dalam penanggulangan terorisme.

“Beliau (orang Densus) datang. Densus ternyata orangnya baik sekali, sopan. Saya kadang bingung juga bagus (orangnya). Apa cuma karena di depan saya bagus gitu ya,” katanya.

Hormati proses hukum

Dalam hal penangkapan tiga ustaz tempo hari, Anwar bersikap ayo yang jadi patokan adalah proses hukum.

Dia berharap Densus 88 langsung tancap gas proses hukum ketiganya di pengadilan biar terbukti siapa yang salah dalam perkara ini, apakah tiga ustaz itu atau Densus 88 yang salah tangkap.

Densus 88
Densus 88. Foto: ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA

“Andai Densus 88 atau pemerintah kalah ya legowo, andai Ustaz Farid Okbah dkk yang salah juga legowo. Kan masih ada peluang, kalau ada novum (bukti baru) bisa naik banding,” katanya.

Terus terang pula, Anwar Abbas merasa kasihan dengan Jokowi. Segala kisruh dan gaduh di negeri ini, selalu saja Jokowi yang disalahkan. Padahal belum tentu Jokowi itu salah dari masalah yang diributkan.

Makanya dalam penangkapan tiga ustaz yang diduga terlibat terorisme itu, Anwar meminta banget supaya Densus 88 jangan bikin masalah dan pikiran ke Presiden Jokowi.

“Saya minta tolong betul lah, Densus 88 jangan memberati tugas Pak Jokowi, dan dia dituduh macam-macam, salah satunya tudingan dia bersalah rezim kriminalisasi ulama,” katanya.

Anwar mengatakan sekarang semua kekecewaan masyarakat akan ditumpahkan ke Presiden Jokowi, mesi Jokowi nggak tahu menahu masalah yang bikin masyarakat kecewa.

“Kekecewaan masyarakat menggumpal, semuanya berujung (salahkan) Jokowi, yang salah Jokowi itu pertanyaan saya, ulama ditangkap siapa yang salah, siapa yang yang kriminalisasi ulama, ya lihat saja semua sumpah serapah ke Jokowi. Meski Jokowi nggak tahu masalahnya,” jelasnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 + 2 =