Anies Baswedan Tegaskan Tak Pernah Bikin Buzzer: kalau Mau Sudah Empat Tahun yang Lalu

365

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengaku tidak pernah menggunakan buzzer untuk membela dirinya.

Pengakuan itu disampaikan Anies ketika ditanya Deddy Corbuzier soal penggunaan buzzer saat mengisi podcast Deddy Corbuzier yang tayang di kanal YouTube, Rabu 24 November 2021.

Saat itu, Deddy bertanya dan ingin memastikan jika Anies secara pribadi tidak setuju menggunakan buzzer sekaligus mengklarifikasi pernyataan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria mempersilahkan MUI DKI Jakarta membentuk cyber army.

“Kalau mau pake buzzer jangan sekarang, dah empat tahun yang lalu,” kata Anies.

Menurut Anies, ia tidak pernah memakai maupun menyewa buzzer untuk mencounter serangan-serangan kepada dirinya.

“Kalau mau klarifikasi, saya pake akun-akun sosmed sendiri, jadi dikerjakan seperti itu. Jadi kita tidak ikut-ikutan dengan gaya-gaya yang salah itu. Berbahaya sekali buat proses demokrasi kita,” terang Anies.

Anies juga menegaskan jika ia tidak pernah mau menggunakan buzzer.

“Saya tidak pernah mau, saya tidak pernah bikin tim buzzer, enggak pernah itu semua. Lebih baik jalankan apa adanya,” kata Anies.

Anies juga mengatakan, tidak perlu khawatir apa yang ditulis di media sosial. Tetapi, harus khawatir apa yang ditulis sejarawan di masa depan.

Soal pertanyaan Deddy Corbuzier yang mempertanyakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria disebut memberikan izin kepada MUI Jakarta membentuk cyber army sambil menunjukan tampilan salah satu media, Anies mengatakan akan mengecek terlebih dahulu.

“Nanti saya cek ya, kadang-kadang kutipan itu tidak selalu lengkap. Itu pengalaman saya,” kata Anies.

Sebelumnya, Riza Patria mempersilahkan MUI DKI Jakarya membentuk cyber army jika dinilai baik.

Menurut Riza, organisasi berhak membuat program yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Silakan saja. Semua organisasi punya hak. Apa yang dinilai baik silakan dilaksanakan,” kata Riza Patria seperti dikutip dari Antara.

Menurut Riza, gagasan pembentukan pasukan siber oleh MUI DKI Jakarta, merupakan bagian dari perkembangan zaman, di mana banyak warga dapat mengakses informasi melalui gawai pintarnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

43 − = 40