Anies Baswedan Dicatut dalam Dugaan Penipuan, Libatkan Anak Artis

386
Anies Baswedan /Instagram @aniesbaswedan/

Perkara dugaan penipuan bermoduskan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang melibatkan anak artis yang juga penyanyi Nia Daniaty memasuki babak baru. Pasalnya, kuasa hukum salah satu pelapor, Odie Hudiyanto menyebutkan bahwa Olivia Nathania mencatut nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Meskipun pihak Olivia Nathania telah memberikan tanggapan atas laporan polisi terhadap dirinya. Namun, pihak pelapor tetap bersikukuh membawa perkara tersebut ke ranah hukum.

Olivia Nathania menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menjanjikan ‘para korban’ menjadi PNS. Ia mengaku bahwa dirinya hanya memiliki lembaga kursus untuk persiapan ujian CPNS.

“Perlu saya luruskan di sini, adapun saya menyelenggarakan les untuk masuk CPNS, les ya kita bicaranya, bisa dicek nanti tempatnya ada, pengajarnya pun ada,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa biaya kursus di tempatnya senilai Rp25 juta per orang yang digunakan sebagai biaya pengajar, sewa tempat, dan lain-lain.

“Memang saya terima uang dari situ senilai Rp25 juta per orang, tetapi dengan nilai Rp25 juta itu digunakan untuk apa? Wajar saya punya untung dari situ, tetapi Rp25 juta ini digunakan untuk les, untuk pengajar, sewa tempat dan lain-lain,” ucapnya.

Sementara itu, Odie Hudiyanto menjawab pernyataan Olivia Nathania dengan sejumlah bukti yang dimilikinya selain pencatutan nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“BAP hari ini ungkap beberapa hal, pertama muncul video Anies Baswedan saat pelantikan virtual CPNS bodong. Kami tahu saat para korban diminta Oli (Olivia) diminta beli baju Korpri,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa semula acara pelantikan CPNS akan digelar secara luring. Namun, menjadi daring dengan jumlah peserta dibatasi, yaitu hanya 100 orang.

“Kedua, tadinya pelantikan offline berubah jadi virtual dibatasi 100 orang. Ketika seremonial dimulai muncul gambar Anies Baswedan yang seolah-olah sedang melantik dan itu kemudian kami minta langsung salah satu korban Bang Fulan yang waktu itu ikut virtual pelantikan CPNS bodong,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Fulan selaku salah satu pelapor yang mengikuti acara pelantikan virtual tersebut mengaku setelah sambutan acara virtual tersebut mendadak terhenti.

“Habis nyanyian Indonesia Raya habis itu ada sambutan dari Pak Anies habis itu udah selesai. Nggak ada rangkaian lanjutan lagi,” kata Fulan.

Sementara itu, kuasa hukum Olivia Nathania, Susanti Agustina mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui ada pernyataan soal dugaan mencatut nama Anies Baswedan melalui pemberitaan media.

 

Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa pihaknya akan berkomunikasi dengan Olivia sebelum memberikan tanggapan atas klaim tersebut.

“Saya baru dapat kabar berita ini. Coba besok, saya tanya Oi (Olivia) apa tanggapannya,” kata Susanti Agustina yang dikutip dari Antara, Minggu, 3 Oktober 2021.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here