Anak Akidi Tio Bohong Soal Donasi Rp 2 Triliun, Ali Syarief: Kok Bisa Ditipu, Intelnya Jalan Kemana?

477
Irjen Eko Indra Heri, sosok Kapolda Sumsel di balik bantuan Rp 2 triliun untuk penanganan Covid-19 dari keluarga Akidi Tio

Akademisi Cross Culture Institute, Ali Syarief terheran-heran atas tipuan Rp 2 triliun yang diberikan anak Akidi Tio.

Sebagaimana diketahui, anak bungsu Heriyanti pada Senin, 26 Juli 2021 lalu menyerahkan sumbangan Rp 2 triliun di Mapolda Sumatera Selatan.

Acara itu juga bahkan dihadiri oleh Kapolda, Gubernur Sumatera Selatan serta anggota keluarga Akidi.

Namun, setelah diselidiki sumbangan tersebut ternyata tak benar atau hoaks.

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Intelkam Polda Sumatera Selatan Kombes Ratno Kuncoro dalam pers rilis bersama Gubernur Sumsel Herman Deru, Senin, 2 Agustus 2021.

“Kita setengah jam lalu melakukan penegakan hukum terkait komitmen bantuan penanganan Covid-19 kepada Kapolda Sumsel. Saat ini tersangka inisial H (Heriyanti) sudah diamankan dari Bank Mandiri dibawa ke Mapolda Sumsel,” kata Ratno.

Polda Sumatera Selatan lalu menetapkan Heriyanti sebagai tersangka merujuk pada Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana terkait penyebaran berita bohong.

Menanggapi hal itu, Ali Syarief nampak heran mengapa aparat polisi bisa tertipu dengan sumbangan palsu yang diberikan Heriyanti.

“Kok bisa ya, Polisi ditipu oleh si Nenek setua itu,” cuit Ali Syarief dikutip Galamedia dari Twitter @alisyarief, Selasa, 3 Juli 2021.

Bahkan saat penyerahan simbolis dihadiri oleh pejabat penting yang juga ikut tertipu.

“Intelnya  Jalan kemana? Padahal Pak Gubernur Hadir, Kapolda ada dan Danrem juga merapat,” tuturnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here