Ali Ngabalin Minta Masyarakat Jangan Pertanyakan Kenapa PPKM Level 4 Diperpanjang

376
Ali Mochtar Ngabalin 

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin meminta masyarakat tidak mempertanyakan lagi alasan pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Pada 2 Agustus 2021, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan perpanjangan penerapan PPKM Level 4 di sejumlah kabupaten/kota pada 3-9 Agustus 2021.

Hasil penerapan PPKM Level 4 selama 26 Juli-2 Agustus 2021, disebut Jokowi telah membawa perbaikan kondisi dalam skala nasional.

“Baik dalam hal konfirmasi kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan dan persentase BOR (tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit),” ucap Jokowi dalam konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden pada 2 Agustus 2021.

 

Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, meski tentunya berat, keputusan pemerintah memperpanjang PPKM Level 4 tak perlu dipertanyakan karena pasti tujuannya baik.

“Tidak boleh lagi ada kita yang bertanya, kenapa masih dilanjutkan, kenapa? Tidak ada,” kata Ali Ngabalin.

“Keputusan ini diambil pemerintah dalam rangka menyelamatkan nyawa dan jiwa manusia Indonesia,” ucapnya lagi dalam video yang diunggah kanal Youtube Serbet Ngabalin pada 5 Agustus 2021.

Ali Ngabalin juga menyampaikan, Presiden Jokowi memutuskan memperpanjang PPKM Level 4 pasti berdasarkan pertimbangan matang.

“Presiden tidak gegabah, Presiden Jokowi tidak serampangan dalam ambil keputusan. Untuk dan atas nama negara beliau harus bertindak tepat,” sebutnya.

“Kita mesti bersabar seraya memohon pertolongan kepada Allah SWT. Tidak mungkin keputusan terbaik ini bisa mendapatkan hasil maksimal kalau tidak mendapatkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.”

Sebelumnya, Jokowi juga mengatakan pemerintah terus mendorong percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk mengurangi beban masyarakat akibat pembatasan aktivitas sosial dan ekonomi.

“Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan BLT Desa,” kata Jokowi.

Bantuan untuk pelaku usaha kecil dan PKL, bantuan subsidi upah, dan program Banpers Produktif Usaha Mikro juga menjadi fokus pemerintah agar cepat disalurkan ke masyarakat.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here