Akui Sering Dapat Teror dan Ancaman dari FPI, Habib Kribo: Nggak Ada Saya Takut Sama Sekali

242
Habib Kribo

Habib Zein Assegaf atau Habib Kribo masih terus disorot oleh publik usai menuai kontroversi di media sosial.

Sebagaimana diketahui, Habib Kribo sempat berseteru dengan Haikal Hassan, kemudian ia juga dinilai sebagai orang yang kontra dengan Front Pembela Islam (FPI) khususnya Habib Rizieq Shihab atau HRS.

Oleh karena itu, Habib Kribo mengatakan secara blak-blakan bahwa dirinya kerap kali mendapat ancaman dan teror.

Habib Kribo pun menilai jika segala macam teror dan ancaman yang diterimanya adalah karena dirinya melawan tokoh FPI yang dianggapnya radikal.

Ia pun mengaku bahwa sudah melawan gerakan tersebut sejak FPI berdiri dan teror serta ancaman pun sudah diterimanya sejak FPI berdiri.

Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara di Podcast Deddy Corbuzier yang ditayangkan pada Kamis, 13 Januari 2022.

“Kalo diteror udah sering kali lah, karena saya melawan gerakan radikal FPI ini semenjak berdiri FPI dan sudah saya jalanin diteror semuanya,” ungkap Habib Kribo dikutip Galamedia.

“Tempel-tempel sticker (wajah dan nama) di daerah rumah saya, dihapus Assegaf saya sehingga orang-orang itu tidak mengetahui kalau saya Habib. Jadi, ingin mengadu kelompok yang FPI ini dengan saya,” paparnya.

Tak hanya teror secara tulisan, Habib Kribo mengaku kerap menerima telepon bernada ancaman hingga teror secara langsung ke rumahnya.

“Terus meme-meme, telepon tuh sering. Disamperin dateng, terus balik,” kata Habib Kribo.

Ia pun menceritakan bahwa pernah ada beberapa orang yang mendatangi rumahnya dan ketahuan oleh sang anak, ketika orang-orang tersebut didatangi langsung oleh Habib Kribo orang-orang tersebut pun pergi.

“Pernah sekali anak saya, ‘Bah, ada tamu datang’ Maghrib, saya tanya orangnya katanya pakai peci, saya turun ada berapa orang lalu mereka balik,” sambungnya.

Habib Kribo mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah berdialog dengan orang-orang yang menerornya karena menurutnya mereka bukan mencari kebenaran tetapi hanya ingin memaksakan kehendak.

“Jadi nggak harus saya layani,” katanya.

Walaupun demikian, Habib Kribo pun mengaku tidak takut dan akan tetap melawan segala hal yang menurutnya tak baik alias radikal.

“Nggak ada saya takut sama sekali, bismillah. Kalau takdir saya harus mati dibunuh, saya ikhlas untuk kebenaran,” imbuhnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here