Akhirnya Terungkap Siapa Pemilik Senjata yang Digunakan untuk Menembak Brigadir J

103
kasus tewasnya Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J semakin jelas dihadapan publik.

Hal itu setelah dilaksanakannya konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Selasa 9 Agustus 2022 malam.

Dalam konferensi pers tersebut, telah ditetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J yakni Irjen Ferdy Sambo.

 

Penetapan tersangka kepada Irjen Ferdy Sambo diumumkan secara langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dalam Konferensi Pers.

Menurut Kapolri, penetapan Ferdy Sambo karena penyidik Polri telah memiliki alat bukti yang cukup setelah selesai melaksanakan pemeriksaan intensif.

Meski begitu kata Kapolri, terkait motif masih dilakukan pendalam oleh Timsus.

 

Irjen Ferdy Sambo diduga menyuruh melakukan penembakan kepada Brigadir J.

“Saudara FS yang menyuruh melakukan penembakan dan menskenariokan peristiwa pembunuhan seolah-olah telah terjadi tembak-menembak,” kata Ketua Timsus yang disampaikan Irwassum Polri Komjen Agung Budi Maryoto di tempat yang sama.

Dalam Konferensi Pers tersebut juga dijelaskan bahwa siapa pemilik senjata yang digunakan untuk menembak Brigadir Yoshua atau Brigadir J.

“Senjata milik Brigadir RR digunakan untuk menembak Brigadir Yoshua atau Brigadir J. Sedangkan senjata milik Brigadir J digunakan untuk menembak dinding berkali-kali,” kata Budi.

Untuk diketahui, Brigadir J sebelumnya dikatakan tewas tertembak pada 8 Juli 2022 lalu.***

Sumber Berita / Arrtikel Asli : pikiran rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + 4 =