Ahok Dinilai Tak Pantas Jadi Komut di Pertamina Buntut Ngamuk di Youtube Soal Mobil Listrik

510
Ahok

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tengah menjadi sorotan usai menggugat roadmap mobil listrik (electric Vehide atau eV) yang sedang dikerjakan dan dikembangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo melalui tayangan di kanal Youtube pribadinya.

Peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng menilai tindakan Ahok adalah tanda bahwa dirinya gagal menjalankan tugas sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Sebab, Ahok malah mengumbar masalah internal Pertamina ke ruang publik.

“Itu tanda tidak punya power. Dia akhirnya bicara keluar,” ujar Daeng pada wartawan Kamis, 25 November 2021.

Dijelaskan Daeng, bila Ahok bisa menjalankan fungsinya dalam mengkoordinasikan tata Kelola komunikasi di antara komisaris dan direksi, maka ‘curhatan’ di Youtube itu tidak akan ada.

“Kalau dia nggak bisa melakukan upaya untuk menekan atau mempengaruhi proses bisnis di dalam Pertamina, sehingga kelihatannya dia lebih banyak bersuara di luar,” ungkapnya.

Sebagai perpanjangan tangan pemerintah di perusahaan BUMN, sambung Daeng, Ahok seharusnya mampu mengelola direksi.

Menurutnya, curhat di ruang publik justru menjadi bukti dia tidak pas menjadi komisaris utama.

“Kalau begini kan berarti dia (Ahok) dalam posisi tidak bisa mempengaruhi itu,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif IndoStrategic, Ahmad Khoirul Umam menilai gaya komunikasi dan kepemimpinan yang ditunjukkan Ahok lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaat.

“Gaya kepemimpinan yang eratik ala Ahok lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya,” kata Ahmad kepada wartawan pada Rabu, 24 November 2021.

Sebagaimana diketahui, Ahok pada Jumat, 19 November 2021 lalu mengunggah sebuah konten di Youtube pribadi (Panggil Saya BTP) bertajuk ‘Pejabat Tidak Boleh Takut untuk Mengeksekusi’.

Dalam video 49 menit 38 detik itu, Ahok membahas masalah eV ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

 

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 + 2 =