Ahmad Sahroni Jabat Ketua Panitia Formula E Jadi Polemik, Nasdem DKI: Dia Punya Kualitas “Kompeten di bidang otomotif”

296

Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menepis isu yang beredar terkait penunjukan Ahmad Sahroni sebagai Ketua Pelaksana Formula E di ibu kota berbau politis.

Ia meyakini jabatan yang diemban Ahmad Sahroni dilandasi rekannya sesama anggota partai tersebut merupakan sosok yang sangat kompeten di bidang otomotif.

Hal ini lantaran Wakil Ketua Komisi III DPR RI tersebut saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Motor Indonesia (IMI).

“Terlepas dari posisinya sebagai anggota DPR, dia juga insan otomotif Indonesia yang memiliki kapasitas dan kualitas yang nanti kita saksikan bersama di Juni 2022,” ucap Wibi saat dikonfirmasi, Selasa (30/11/2021).

Anggota Komisi C DPRD DKI ini pun menjelaskan penyelenggaraan Formula E bukan ajang kampanye partai atau tokoh politik tertentu, melainkan untuk membuat ibu kota dikenal di kancah internasional.

“Ini kampanye kita bangsa Indonesia di mata dunia, karena Jakarta punya campaign tentang kota modern, lingkungan bersih, dengan program Jakarta Langit Birunya,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai langkah-langkah Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, terkait pelaksanaan Formula E membahayakan posisi Presiden Jokowi.

Menurut PSI, langkah Sahroni membahayakan karena membawa-bawa Jokowi ketika masih banyak persoalan membelit Formula E, salah satunya soal adanya dugaan korupsi.

“Formula E sedang diselidiki KPK. Eh, panitia malah minta bertemu Presiden Jokowi. Hal itu tidak layak dilakukan, baik secara politis dan etis. Langkah-langkah Mas Sahroni membahayakan Pak Jokowi,” ucap Sekjen DPP PSI, Dea Tunggaesti dalam keterangannya, Selasa (30/11/2021).

Sumber Berita / Artikel Asli : INDOZONE

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 43 = 46