Ade Armando Disebut Bicara di Luar Kompetensi soal Covid-19, dr. Tirta: yang Meninggal itu Orang, Bukan Barang

283

Dosen Komunikasi Universitas Indonesia (UI), Ade Armando kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial.

Kali ini, Ade Armando mengunggah sebuah unggahan dari Facebook di akun Twitternya.

Ade Armando membagikan unggahan soal fenomena Covid-19 di Inggris dan Indonesia.

Pada unggahan tersebut, terlihat perbandingan angka kematian akibat Covid-19 di Inggris dan Indonesia.

“Penduduk Inggris 68 juta, meninggal karena Covid 128 ribu. Penduduk Ri 270 juta, meninggal karena Covid 73 ribu,” tulis Ade Armando dalam unggahan tersebut.

Sontak unggahan tersebut mendapatkan reaksi beragam dari warganet hingga nama Ade Armando tercatat trending topik di Twitter.

Terkait unggahan tersebut, influencer kesehatan dokter Tirta Mandira Hudhi atau yang akrab disapa dr. Tirta melayangkan kritik keras terhadap Ade Armando.

dr. Tirta menyampaikan bahwa angka ribuan kematian tersebut bukan sekadar barang, melainkan orang.

Lebih lanjut, dr. Tirta meminta Ade Armando agar tidak berbicara sesuatu di luar kemampuan.

dr. Tirta menilai bahwa sebagai seorang akademisi, Ade Armando menampilkan hal yang tidak bijak.

“Menurut hemat saya pak, maaf kalo ofensif, 73.000 yg meninggal itu orang. Bukan barang. Dan itu yg “ketahuan” karena tracing yang buruk,” kata dr. Tirta sebagaiaman dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari Twitter @tirta_hudhi, Senin, 19 Juli 2021.

“Ada baiknya anda tidak berbicara sesuatu yg di luar kompetensi anda. Anda akademisi. Pengajar. Ga bijak mengeluarkan statement ini,” ucap dr. Tirta.

dr. Tirta menyampaikan bahwa situasi di Indonesia tidak bisa dibanding dengan negara lain.

“@adearmando1, situasi di Indonesia berbeda dengan negara lain. Pertama jumlah faskes dan nakes tidak imbang dengan jumlah pasien,” ujar dr. Tirta.

“Kedua, penegakan di bawah tidak selaras dengan instruksi dari atas. lalu, Vaksinasi belum mencapai target. Keempat, maraknya hoax beredar,” tutur dr. Tirta.

dr. Tirta pun menekankan bahwa perbedaan pendapat dengan Ade Armando terkait situasi membandingkan situasi Covid-19 di Indonesia dan Inggris.

“Inggris dengan tracing yg bagus. Dan sekarang sudah survive dengan positivity rate rendah. Dan Indonesia dengan tracing yang ga gitu bagus,” tutur dr. Tirta.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here