Addie MS Ditegur Abubakar Assegaf Soal Santri Tutup Telinga Saat Mendengar Musik: Beda Frekuensi!

495

Tokoh agama, Abubakar Assegaf melayangkan kritik kepada musisi  Indonesia Addie MS terkait video viral santri yang menutup telinga ketika mendengar musik.

Sebelumnya Addie memaparkan beberapa pengaruh positif ketika mendengarkan musik.

“Banyak riset yang membuktikan pengaruh positif musik tertentu pada tanaman dan hewan,” cuit Addie yang dikutip Galamedia dari akun Twitter miliknya, Rabu, 15 September 2021.

Addie bahkan mengatakan di negara-negara maju musik sudah dijadikan alat pendidikan sejak masa pra-sekolah.

“Di negara-negara maju, musik telah lama digunakan sebagai alat pendidikan sejak preschool,” cuitnya.

Ia juga mengatakan terapi musik digunakan untuk menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan jiwa.

“Terapi musik digunakan untuk menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan dan jiwa. Musik adalah bagian dari peradaban.”

Cuitan Addie MS ini mencuri perhatian warganet, karena bertepatan dengan viral video santri menutup telinga ketika mendengar musik.

Abubakar Assegaf pun turut memberikan komentarnya  melalui akun Twitter  @abubakarsegaf pada Rabu, 15 September 2021.

Ia mengatakan bahwa cuitan Addie itu ditujukan pada para hafidz Alquran yang menutup telinga ketika mendengar musik maka jelas dirinya beda frekuensi.

“Saudara @addiems jika tweet ini anda maksudkan kepada para hafidz Qur’an yang menutup telinga ya jelas beda frekuensi. Anda pemusik, sedang mereka para santri,” katanya yang  dikutip Galamedia.

Abubakar Assegaf pun mengatakan hukum musik dalam agama islam ada pembahasannya tersendiri.

Ia meminta Addie lebih bijak dalam berkomentar karena dirinya seorang publik figur.

“Dan soal hukum musik ada pembahasan tersendiri dalam Agama. Sebagai publik figur anda harusnya bijak & tidak asal komen,” imbuhnya.

Abubakar Assegaf pun tak lupa memberikan bukti bahwa hukum mendengarkan musik dalam Islam itu ada.

Ia mencuitkan kembali cuitan Rumail Abbas yang mengatakan hingga saat ini Gus Baha mengatakan bahwa musik, gitaran, dan orkes itu haram.

“Sampai sekarang Gus Baha bilang musik tetap haram, gitaran juga haram, orkes apalagi. Maksiat!” cuit Rumail Abbas.

“Hafiz Alquran kadang dikasih doktrin untuk menghindari maksiat agar hafalan mereka terjaga. Mereka hanya menutup telinga, tidak mengobrak-abrik sound system. Hargailah!” pungkasnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here