Ada Perang Proxy Antara Buzzer Kubu Moeldoko dan Ade Armando Cs? Ini kata Akun Orang Dalam Istana

675

Raibnya sejumlah akun Twitter buzzer Ade Armando Cs, seperti Denny Siregar dan Ferdinand Hutahaean menyita perhatian publik di media sosial.

Pasalnya, banyak dugaan-dugaan terkait hilangnya akun para buzzer tersebut. Dimulai dari sengaja dinonaktifkan, ditutup oleh Twitter, hingga dimatikan oleh oposisi.

Dari banyaknya dugaan, sebuah akun Twitter ‘Orang Dalam Istana’ @DalamIstana menyebut jika ada perang proxy antara kubu Moeldoko (Istana) dan Ade Armando Cs (Teuku Umar).

Menurut utas yang ditulis oleh akun @DalamIstana, fenomena hilangnya akun buzzer bermula dari tidak kompaknya para kubu hingga adanya perang proxy di antara mereka.

“Jadi gini… Fenomena ini hal yang sudah biasa, utamanya jika pemain antar proksi buzzerp sudaj tidak searah satu jalur maka dibutuhkan lagi gaya permainan baru,” ungkap akiun Orang Dalam Istana dikutip Isu Bogor, Minggu, 8 Agustus 2021.

“Ini sudah masuk pertempuran antar proxy. Karena sebelumnya mereka sendiri yang merusak proses dan goals,” sambungnya.

Lebih lanjut, akun itu menyebut bahwa ada permasalahan blunder di dalam kubukubu buzzer, utamanya di proxy Moeldoko yang akhirnya malah terpojok.

Menurut @DalamIstana, kesalahan terbesar buzzer yakni mereka tak segan-segan menguliti para menteri Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), meskipun hal itu dibenci oleh Partai PDIP.

Namun, lanjutnya, di sisi lain sejumlah buzzer juga kerap kedapatan menyerang PDIP. Akun itu turut menyebut bahwa ada perang antara Megawati dengan kubu Moeldoko pro PDIP melalui tagar di Twitter.

Tagar yang dimaksud yakni #NKRIBukanMilikPDIP dengan #DayaRusakJokowiLuarBiasa hingga masuk daftar trending topik Twitter di Indonesi pada 7 Agustus 2021 lalu.

Berdasarkan argumen dari akun Orang Dalam Istana, fenomena lenyapnya akun buzzer Ade Armando Cs merupakan sebuah babak baru untuk menyelesaikan missleading dan kerusakan di antara para kubu buzzer.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here