Ada Kontroversi dan Resistensi dalam Penanganan Covid-19, Mahfud MD: Itu Terjadi di Berbagai Negara

172
Mahfud MD

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (MenkopolhukamMahfud MD mengungkap bahwa berbagai negara menghadapi adanya kontroversi dan resistensi terhadap penanganan Covid-19.

“Itu terjadi di berbagai negara. Ada misalnya kontroversi dan resistensi terhadap pembatasan kegiatan atau ativitas masyarakat,” katanya dalam konferensi pers, Sabtu 24 Juli 2021.

Lebih lanjut ia menerangkan, hasil studi yang dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri mempetakan jika negara negara berkembang seperti Indonesia masyaraat resisten terhadap pembatasan kegiatan masyarakat.

“Karena itu mengganggu jalannya perekonomian. Masyarakat tidak bisa beraktivitas double, bertahan atau mengembangkan kehidupan ekonomi,” jelasnya.

Sementara, lanjut dia, di negara maju resitensi terhadap pembatasaan itu alasannya adalah kehilangan kebebasan bagi masyarakat.

“Tapi sama, setiap negara menghadapi problem yang sama terhadap serangan covid itu,” tambahnya.

“Oleh karena itu, pemerintah mengerahkan segala daya dan upaya dalam menangani Covid-19 ini,” pungkasnya. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here