Abu Janda Dikabarkan Sekarat, Netizen: Sakratul Maut Karena Menodai Islam

698
Abu Janda

Pegiat media sosial, Abu Janda atau Permadi Arya belum lama ini dikabarkan sekarat lantaran terpapar varian covid yang lebih ganas.

Sontak kabar Abu Janda sekarat akibat terpapar covid ganas tersebut menuai respons dari sejumlah warganet.

Salah seorang netizen pengguna Twitter lewat cuitannya di Twitter, Kamis 8 Juli 2021, bahkan mendoakan Abu Janda jangan mati dulu agar ia bisa merasakan pedihnya sakratul maut akibat telah menodai dan melukai Islam.

 

“Jangan dulu mati ya abu janda, biar nikmatin dulu pedihnya diambang sakaratul maut karena sudah menodai dan melukai ajaran Islam,” cuit netizen itu.

Sementara netizen lainnya, mendoakan agar Abu Janda lekas meninggal daripada hidup dalam kondisi sekarat dan menghabiskan pasokan oksigen untuk pasien covid lainnya.

 

“Sebaiknya didoakan saja Abu Janda agar lekas diterima di sisi Tuhan daripada hidup sekarat Dan habiskan jatah O2 utk orang-orang baik lainnya,” tutur netizen tersebut.

Mengutip Hops.id, Abu Janda beberapa waktu lalu mengaku sedang menjalani isolsi mandiri akibat terpapar covid.

Hal itu disampaikan langsung Abu Janda lewat unggahannya di Instagram pribadinya. Dalam postingannya, ia membagikan foto dirinya tengah terbaring memakai infus.

 

Sedangkan dalam narasi unggahannya, Abu Janda mengaku terpapar varian covid yang lebih ganas. Menurutnya, varian tersebut bermutasi di tubuh orang-orang yang sudah divaksin.

“Varian baru ini lebih ganas karena airbone berterbangan di udara, sudut-sudut ruang publik, di luar pagar rumah mu serangannya lebih brutal karena dia bermutasi di dalam tubuh orang-orang yang sudah divaksin, ya pisau bermata dua,” ungkapnya.

Maka dari itu, Abu Janda mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan selalu berpikiran positif.

“Kau bisa jaga prokes mu, jaga positive thinking mu, tapi cuma butuh satu momen lengah mu, mungkin pikiran mu atau tidak fit badan mu, dalam sekejap mata!,” ujarnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here