Abdillah Toha Sindir Soal Baliho, Demokrat Langsung Klarifikasi: Untuk AHY Salah Alamat Pak!

450
Abdillah Toha

Sejumlah baliho hingga papan iklan dengan foto para politisi mulai marak terpampang di sejumlah wilayah di Tanah Air.

Baliho tersebut mulai disebarkan para politisi dari berbagai partai politik diduga untuk kepentingan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Penyebaran balihobaliho tersebut pun menuai kritikan hingga menjadi sorotan sejumlah tokoh nasional di Indonesia. Salah satu tokoh yang menyoroti hal ini adalah Mantan Anggota DPR RI, Abdillah Toha.

Dia dengan tegas menyindir soal pemasangan baliho besar yang dilakukan oleh Puan Maharani, Airlangga Hartanto, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dia menanyakan apa mereka tidak risih dan malu telah memajang gambar dirinya sendiri untuk bersaing di Pilpres 2024 yang masih tiga tahun lagi.

“Halo Puan, Erlangga, Muhaimin, AHY, apa tidak risih dan malu memajang gambar diri besar2 di sekujur Indonesia bersaing utk pilpres yang masih 3 tahun lagi,” katanya melalui akun Twitter pribadi @AT_AbdillahToha Kamis, 5 Agustus 2021.

 

Dia menyayangkan tindakan tersebut karena dilakukan di tengah rakyat yang kesusahan menghadapi pandemi Covid-19. “Ketika rakyat sedang bergulat atasi pandemi dan kehidupan sehari2,” tuturnya.

Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) ini pun kembali bertanya, kenapa dana untuk membuat baliho tersebut tidak digunakan untuk membantu rakyat saja. “Kenapa tak gunakan uang baliho itu utk bantu rakyat saja?” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, politikus Partai Demokrat (PD), Yan Harahap langsung membuka suara. Yan mengatakan, terkhusus untuk AHY, sepertinya Abdillah kurang tepat, sebab AHY sendiri tidak membuat baliho.

“Khusus kepada AHY Anda salah alamat Pak AT. AHY gak bikin baliho,” ungkapnya melalui akun Twitter pribadi @YanHarahap Kamis, 5 Agustus 2021.

Menurutnya, AHY serta kader PD sejak awal pandemi sudah sibuk membantu rakyat. “@AgusYudhoyono dan kader @PDemokrat sejak awal pandemi pun sudah ‘sibuk’ bantu rakyat,” tuturnya.

Apabila ada baliho, kata dia, itu aspirasi kader sebagai bentuk semangat perlawanan mereka terhadap kelompok pembegal partai.

“Kalaupun ada baliho, itu aspirasi para kader sebagai bentuk semangat perlawanan kami terhadap kelompok pembegal partai,” tukasnya. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

 

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here