3 Minggu Sudah Makamnya Dibongkar, Pihak Keluarga Tak Kunjung Menerima Hasil Autopsi Trio Fauqi yang Meninggal Dunia Usai Vaksin AstraZeneca

451

Jenazah Trio Fauqi Firdaus (22) warga Buara, Jakarta Timur yang meninggal dunia pasca vaksin AstraZeneca masih diautopsi.

Sebagaimana diketahui bahwa Trio Fauqi menerima suntikan vaksin AstraZeneca pada 5 Mei 2021.

Tak lama kemudian, Trio Fauqi merasakan demam, pusing, dan linu di sekujur tubuhnya.

Pada tanggal 6 Mei 2021, tepatnya ketika bangun untuk sahur, Trio masih terlihat membalas pesan teman kantornya.

Namun menjelas siang, Trio pun kejang dan dibawa ke klinik, tapi nyawanya tak bisa tertolong lagi.

Jenazah Trio langsung dimakamkan, akan tetapi pada 23 Mei dibongkar kembali untuk keperluan autopsi.

Hal ini tentu dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian pemuda tersebut.

 

Namun sudah 3 minggu berlalu, pihak keluarga masih belum mendapatkan informasi terkait hasil autopsi.

Kakak Trio, Viki masih terus berkomunikasi dengan pihak Puskesmas Duren Sawit, untuk mengetahui penyebab adiknya meninggal dunia.

“Sampai saat ini belum keluar. Kami juga bertanya pada pihak Puskesmas tapi belum ada hasilnya,” kata Viki dikutip dari Tribun Jakarta.com, Minggu (20/6/2021).

Orang tua mana yang tak terpukul dengan kepergian buah hatinya, apalagi dengan cara yang seperti ini.

Viki mengatakan jika ibunya masih sering menangis meratapi anaknya yang masih harus menjalani autopsi sekian lama.

“Harapan saya semoga ada kejelasan. Harapannya hasilnya keluar dan transparan.”

“Sebab kalau begini kan ibu saya kasian, almarhum anaknya sudah diangkat jenazahnya, di ambil potongan bagian organ untuk di teliti, tapi belum ada kejelasan,” tandasnya.

 

Kemenkes melalui media sosialnya mengatakan bahwa vaksin AstraZeneca aman dan telah melalui deretan pemeriksaan laboratorium yang ketat.

Mereka juga memastika jika vaksin jenis ini telah banyak digunakan oleh warga di Eropa.

“Vaksin COVID-19 produksi AstraZeneca terbukti aman dan berkhasiat melindungi orang dari risiko COVID-19 yang sangat serius, termasuk kematian, rawat inap, dan penyakit parah.”

Hingga kini, 1 miliar dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca telah diterima masyarakat dunia.”

“Beberapa negara di Eropa melaporkan penurunan angka infeksi, angka rawat inap, dan angka kematian yang signifikan pasca vaksinasi COVID-19, termasuk penggunaan vaksin AstraZeneca,” tulis Kemenkes di Instagram @kemenkes_ri.

Sumber Berita / Artikel Asli : Grid

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here