3 Menteri Periode 2014-2019 Ungkap Kronologi Dipanggil Jokowi, Retno Marsudi: Pulang, Jangan Tanya

344

Tiga menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada periode 2014-2019 mengungkap kronologi saat dipanggil untuk menjadi menteri.

Tiga menteri itu antara lain Rudiantara (Menteri Komunikasi dan Informasi), Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri), dan Hanif Dhakiri (Menteri Ketenagarkerjaan).

Hal itu diungkapkan oleh ketiga menteri itu saat menjadi bintang tamu di Laporan Khusus yang ditayangkan oleh Kompas TV pada Minggu (20/10/2019).

Mulanya, Rosi sebagai pembawa acara bertanya kapan Rudiantara dipanggil sebagai menteri pada 2014-2019.

“Boleh dong cerita waktu diumumkan itu berapa jam sebelumnya baru Pak Rudiantara tahu,” tanya Rosi.

Ditanya demikian, Rudiantara justru tertawa.

Ia tampak bingung bagaimana menjelaskannya.

“Ya untuk cerita saya sendiri dulu saja lah, tapi memang jangka waktunya memang pendek,” kata Rudiantara.

Rudiantara membenarkan dirinya merupakan menteri yang paling mendadak diberitahu oleh Jokowi bahwa ia ditugaskan sebagai menteri.

Kala itu, Rudiantara mengaku kaget.

Setelah ditelfon, kala itu Rudiantara mengaku disuruh mengenakan baju batik putih.

“Ya kagetlah. Justru ditelfon dibilangnya pakai batik yang rada-rada putih. Trus saya kira pakai batik putih,” katanya.

Namun, Menteri asal Bogor ini baru disuruh bergani baju putih setelah bertemu Jokowi dan Jusuf Kalla.

“Setelah itu ketemu Pak Jokowi, Pak JK, bicara bertiga disuruh ke kamar. Ada ruangan, di ruang sana ada baju putih, ya cocok,” papar Rudiantara.

“Untung cocok kalau enggak kebayang enggak sempitnya,” imbuh Rudiantara sambil tertawa.

Setelah Rudiantara, gantian Retno Marsudi mengungkapkan kronologi dirinya dipanggil Jokowi sebagai menteri.

Retno mengatakan, jelang pengumuman menteri, dirinya masih berada di Den Haag, Belanda.

“Kala itu saya masih di Belanda, menjadi duta besar Indonesia di Belanda.”

“Jadi waktu ditelfon saya masih berada di Belanda,” jelas Retno.

Retno kemudian membeberkan bahwa ia dipanggil oleh utusan Jokowi untuk segera pulang.

“Yang telfon Mas Andi, pulang jangan tanya. Mbak cari tiket pulang, bapak pengen ketemu tapi enggak usah nanya. Oke kalau nanti sudah sampe Jakarta telepon saya,” ujar Retno Marsudi.

“Sudah sampe Jakarta saya telfon, Mas saya dah di Jakarta, oke tunggu ya mbak oke. Jadi begitu,” lanjutnya.

Saat ditanya apakah dirinya mendapat tanda-tanda akan ditunjuk jadi Menteri kala itu, Retno mengaku baru mengetahui petunjuknya setelah mengambil baju putih di Istana.

“Enggak ada clue sama sekali, dapat clue saat mengambil baju putih.”

“Ada baju putih,” lanjutnya.

Setelah Rudiantara dan Retno, lantas Rosi bertanya pada Hanif Dhakiri.

Berbeda dengan dua menteri itu, Hanif Dhakiri mengaku dirinya sudah diberitahu menjadi menteri sejak cukup lama sebelum pengumuman resmi.

Pasalnya, ia merupakan menteri dari usulan Partai.

“Ya mungkin sedikit lama dari Pak Rudi dan Bu Retno, karena saya orang partai.”

“Kan kalau partai ada tekstimenya,” kata Hanif Dhakiri.

Terkait apakah akan dipanggil kembali menjadi menteri, Hanif Dhakiri mengaku tidak tahu.

“Kalau soal begitu tuh kita serahkan pada garis tangan saja,” ucapnya.

Kendati demikian, pria 47 tahun ini membeberkan bahwa keputusan menteri berdasarkan keputusan presiden serta ketua umum partai.

“Kalau partai kan kuncinya dua satu di presiden, pasti karena menteri itu pembantu presiden.”

“Kedua di partai, Ketua Umum PKB ya Cak Imin kira-kira gitu,” jelasnya.

Lihat videonya:

 

Jokowi Beberkan Waktu Pengumuman Susunan Menteri 2019-2024

Dikutip TribunWow.com dari channel YouTube Kompas TV, Jokowi menegaskan dirinya sudah siap dengan sejumlah menteri yang akan membantunya pada lima tahun ke depan.

Ia menegaskan bahwa pengumuman menteri akan disampaikan besok Senin (21/10/2019).

“Sudah rampung, sudah selesai. Nanti saya kenalkan besok pagi,” tegas Jokowi jelang pelantikan dirinya sebagai presiden, Minggu (20/10/2019).

“Besok pagi saya kenalkan,” tegasnya.

Pasalnya, nanti malam Maruf Amin harus terbang ke Jepang untuk menghadiri penobatan Kaisar.

“Karena nanti sorenya Pak Kyai Maruf Amin harus ke Jepang untuk menghadiri penobatan Kaisar di Jepang,” katanya.

“Dikenalkan dulu kemudian dilantik,” imbuh Jokowi.

Saat ditanya terkait detail menterinya, Jokowi menegaskan untuk lebih baik menyampaikannya besok.

Kendati demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan bahwa masih ada sejumlah menteri kabinet yang masih bertahan.

“Masih banyak, tapi yang baru lebih banyak,’ tutur Jokowi.

Pada kesempatan itu, wartawan sempat bersahutan bertanya soal siapa sosok Menteri Pertahanan.

Sedangkan, rumor yang beredar Menteri Pertahanan disebut-sebut akan dijabat oleh Prabowo Subianto.

Namun saat ditanya soal Menteri Pertahanan, presiden yang memiliki tiga anak itu hanya menjawab singkat.

“Menteri Pertahanan ada,” jawab Jokowi singkat. (TribunWow.com/Mariah Gipty)

tribunnews

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here