Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Zaskia Adya Mecca Kesal Serangan AS-Israel ke Iran: Pernah Hampir Gugur di Al-Aqsa, Berharap Balasan Rudal Iran Terus Berlanjut

 Zaskia Mecca Tegang, Hampir Tertembak Rudal Saat Konflik Iran–AS–Israel - TribunTrends.com

Repelita Jakarta - Aktris Zaskia Adya Mecca menunjukkan emosi campur aduk antara tangis dan amarah atas eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat serta Israel yang semakin memanas.

Sebagai istri sutradara Hanung Bramantyo ia dikenal aktif menyuarakan isu kemanusiaan dan kali ini secara terbuka menyatakan kekecewaannya terhadap tindakan kedua negara tersebut.

Zaskia menganggap serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel hanya memperburuk situasi yang sudah lama tegang di kawasan tersebut.

Ia menegaskan bahwa konflik antara Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat telah berlangsung lama dan meninggalkan luka mendalam bagi banyak pihak.

Pengalaman pribadi Zaskia semakin memperkuat perasaannya ketika ia hampir menjadi korban dalam insiden di Masjid Al-Aqsa Palestina.

Saat mengunjungi kawasan suci itu bersama rombongan tur rudal dari Iran menghantam posisi tentara Israel di sekitar lokasi.

Dentuman keras memecah suasana dan membuat situasi menjadi kacau dengan tentara Israel berlarian panik sementara pemandu wisata tetap tenang menjelaskan.

"Pernah ku di Aqsa merasakan serangan rudal balasan dari Iran. IDF (tentara Israel) pada panik lari ke sana sini, tour guide kita tetap anteng menjelaskan," tulis Zaskia Adya Mecca di story Instagramnya pada Minggu 1 Maret 2026.

Meskipun berada di posisi berbahaya Zaskia justru merasa puas dan berharap Iran terus melancarkan serangan balasan sebanyak mungkin terhadap Israel.

Ia menyatakan kesiapan untuk gugur jika berada di tempat yang dianggap terbaik dan melihat itu sebagai barisan pejuang terdepan.

Zaskia telah lama menyuarakan dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina dan menentang penjajahan Israel di wilayah tersebut.

Peristiwa ini semakin menguatkan sikapnya di tengah kabar meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada Sabtu 28 Februari 2026.

Kabinet Iran menyatakan akan memberikan pembalasan tegas atas kematian Khamenei yang menambah ketegangan regional.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved