Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Iran lumpuhkan produksi migas Israel, Qatar, dan Saudi

 

Repelita Jakarta - Pada hari ketiga perang yang dipicu oleh Amerika Serikat dan Israel, sejumlah produksi energi di Timur Tengah dipaksa berhenti menyusul serangan balasan Iran yang semakin meluas.

Kondisi ini meningkatkan potensi melonjaknya harga bahan bakar minyak dan gas di pasar global yang sudah mulai tertekan sejak konflik dimulai.

Reuters melansir bahwa Kementerian Energi Israel pada Senin, 2 Maret 2026, telah memerintahkan penutupan sementara sebagian reservoir gas alam negara itu menyusul kian gencarnya serangan balasan Iran.

Ladang gas Leviathan yang berada di lepas pantai Israel dan dioperasikan oleh Chevron menjadi salah satu fasilitas yang terkena perintah penutupan, demikian menurut tiga sumber kepada Reuters.

Kapal produksi milik Energean yang melayani beberapa ladang Israel juga telah berhenti beroperasi, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis pada hari yang sama.

Kementerian Israel mengatakan keputusan sulit itu didasarkan pada situasi saat ini dan sesuai dengan penilaian keamanan yang dilakukan oleh otoritas terkait.

Dikatakan bahwa kebutuhan energi negara akan dipenuhi melalui sumber-sumber alternatif dan sektor ketenagalistrikan siap untuk mengoperasikan pembangkit listrik menggunakan bahan bakar alternatif jika diperlukan.

Chevron mengarahkan permintaan komentar kepada kementerian tersebut, namun menolak menyebutkan bidang mana saja yang terkena dampak dari kebijakan penutupan sementara ini.

Kementerian Pertahanan Qatar mengatakan dua drone menyerang fasilitas energi di kota industri Ras Laffan dan Mesaieed pada Senin tanpa ada korban jiwa yang dilaporkan.

“Satu drone menargetkan tangki air milik pembangkit listrik di Mesaieed, dan drone lainnya menargetkan fasilitas energi di Ras Laffan Industrial City, milik Qatar Energy,” demikian pernyataan resmi kementerian.

“Semua kerusakan dan kerugian akibat serangan itu akan dinilai oleh otoritas terkait, dan pernyataan resmi akan dikeluarkan kemudian,” tambah kementerian tersebut dalam keterangannya.

Menyusul serangan itu, Qatar Energy yang merupakan salah satu produsen gas alam terbesar dunia, mengumumkan penghentian produksi gas alam cair dan produk terkait lainnya untuk sementara waktu.

Di Saudi, perusahaan minyak dan gas raksasa Aramco menghentikan operasi di kilang minyak terbesar Arab Saudi di Ras Tanura yang berada di pantai Teluk Persia setelah serangan pesawat tak berawak di daerah tersebut.

Kilang Ras Tanura milik Aramco adalah salah satu kilang terbesar di dunia dengan kapasitas produksi yang sangat signifikan bagi pasokan energi global.

Harga minyak dan gas berjangka langsung melonjak tajam di tengah berita penutupan kilang yang merupakan pemasok utama solar ke berbagai negara.

Lonjakan ini terjadi seiring dengan intensifnya serangan Iran yang berhasil merusak infrastruktur energi penting di wilayah Timur Tengah.

Aramco menutup pabrik Ras Tanura yang berkapasitas 550.000 barel per hari pada hari Senin sebagai tindakan pencegahan sambil menilai kerusakan yang terjadi, kata Kementerian Energi Saudi dalam pernyataan kepada kantor berita negara.

Ada kebakaran berskala terbatas di pabrik tersebut yang disebabkan oleh puing-puing dari intersepsi dua drone yang menargetkan fasilitas tersebut.

Kobaran api berhasil segera dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi, demikian laporan Saudi Press Agency.

Kantor media Aramco tidak menanggapi permintaan komentar dari sejumlah media internasional terkait insiden tersebut.

Sementara minyak bumi berjangka ICE melonjak lebih dari 20 persen, mencatatkan kenaikan per hari terbesar sejak Maret 2022 yang lalu.

Sementara minyak mentah di London diperdagangkan sekitar 9 persen lebih tinggi mendekati 79 dolar Amerika Serikat per barel pada penutupan perdagangan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved