Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ini yang Bakal Terjadi Kala Ali Khamenei Wafat, Iran Tidak Langsung Runtuh—Tapi Dunia Bisa Guncang

Repelita Teheran - Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Sayyid Ali Khamenei tidak akan langsung membuat Republik Islam runtuh karena sistem negara telah dirancang untuk bertahan melewati kehilangan satu individu.

Prinsip dasar yang diwariskan sejak revolusi 1979 menempatkan institusi di atas figur pribadi sehingga mekanisme negara tetap berfungsi meski puncak kepemimpinan hilang.

Namun dalam kondisi geopolitik yang sangat tegang saat ini peristiwa tersebut menjadi ujian terberat bagi ketahanan keseluruhan sistem Iran.

Korps Garda Revolusi Islam memainkan peran sentral dalam menjaga kontinuitas operasi militer melalui struktur komando yang terdesentralisasi.

Sejak awal 2000-an IRGC telah membentuk unit-unit provinsi independen dengan rantai perintah sendiri yang tidak sepenuhnya bergantung pada satu pemimpin tunggal.

Wewenang peluncuran rudal bahkan telah didelegasikan ke tingkat perwira lebih rendah sebagai langkah antisipasi jika terjadi kelumpuhan kepemimpinan pusat.

Akibatnya respons militer dapat berlanjut secara otomatis meskipun Pemimpin Tertinggi wafat tanpa perintah baru.

Pengalaman sebelumnya ketika sejumlah komandan senior tewas menunjukkan bahwa struktur komando diganti dengan cepat tanpa menghentikan aksi yang sedang berlangsung.

Kondisi ini justru menciptakan bahaya baru karena dunia menghadapi negara yang tetap mampu melancarkan serangan sementara kepastian penghentian belum jelas.

Dampak paling langsung akan terasa di pasar energi global akibat ketidakpastian komando tersebut.

Perusahaan pengangkut minyak dan gas mulai menahan lalu lintas melalui Selat Hormuz yang mengalirkan sekitar dua puluh persen pasokan minyak dunia setiap hari.

Penghentian sementara itu berpotensi memicu lonjakan harga energi inflasi global serta ketidakstabilan ekonomi di banyak negara.

Belum ada model prediksi yang mampu mengantisipasi secara akurat kapan operasi militer Iran akan berhenti tanpa sinyal jelas dari pusat kekuasaan.

Risiko salah tafsir dan eskalasi tak terkendali menjadi sangat tinggi dalam periode transisi tersebut.

Secara konstitusional Majelis Pakar bertugas memilih pengganti Pemimpin Tertinggi dengan preseden suksesi cepat seperti pada tahun 1989.

Meski demikian situasi sekarang jauh lebih kompleks karena serangkaian serangan telah melemahkan kapasitas negara secara keseluruhan.

Periode jeda sebelum kepemimpinan baru efektif sepenuhnya diperkirakan memakan waktu enam puluh hingga sembilan puluh hari.

Dalam rentang waktu itu kemampuan bernegosiasi memberikan sinyal kebijakan atau menghentikan operasi yang sudah berjalan menjadi terbatas.

Setidaknya terdapat empat skenario utama yang mungkin terjadi pasca wafatnya Khamenei.

Pertama konsolidasi kekuatan oleh IRGC dengan kepemimpinan kolektif sementara dan figur ulama sebagai simbol stabilitas.

Kedua perebutan pengaruh berkepanjangan antar faksi militer ulama dan komando daerah yang paling mengancam stabilitas pasar energi.

Ketiga munculnya pemberontakan rakyat yang memanfaatkan kekosongan otoritas meskipun belum ada alternatif politik yang siap mengambil alih.

Keempat keruntuhan negara secara total meski kemungkinannya kecil namun telah diwaspadai oleh negara-negara tetangga.

Di hampir semua skenario pertanyaan paling kritis tetap sama yaitu siapa yang berwenang membatalkan peluncuran rudal yang telah didelegasikan sebelumnya.

Suksesi kepemimpinan bisa memakan waktu berminggu-minggu sementara operasi militer bergerak dalam hitungan jam saja.

Pernyataan pejabat Iran yang masih menggunakan frasa sejauh yang diketahui menandakan adanya gangguan serius dalam rantai komando nasional.

Iran memang dibangun untuk bertahan tanpa satu figur tunggal namun justru itulah sumber risiko terbesar bagi dunia.

Negara ini tetap memiliki kemampuan menyerang sementara mekanisme penghentian otomatis belum terbukti efektif.

Ketidakpastian tersebut membuat dunia menahan napas menanti perkembangan selanjutnya di tengah ketegangan kawasan yang sudah sangat tinggi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved