Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Pernyataan Polda DIY dan kronologi aksi unjuk rasa di Mapolda DIY, tiga mahasiswa telah dikembalikan

 Warga pukul mundur massa aksi di Mapolda DIY dari sisi barat. Mereka meminta massa aksi untuk membubarkan diri dari depan Polda DIY, Selasa malam (24/2/2026) (Tribun Jogja/Miftahul Huda)

Repelita Yogyakarta - Aksi demonstrasi di depan Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa malam dua puluh tiga Februari dua ribu dua puluh enam berlangsung cukup tegang setelah massa yang kecewa atas insiden kekerasan di Tual Maluku mendatangi lokasi tersebut sejak petang.

Massa yang menyatakan kemarahan terhadap institusi Polri sempat mencoba memasuki area dengan merusak pagar sisi timur gedung serta melakukan coretan dan pencopotan papan nama Mapolda DIY.

Situasi memanas ketika terjadi ketegangan antara demonstran dan warga sekitar yang akhirnya meminta massa bubar sehingga demonstrasi dipaksa mundur ke arah barat.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menyatakan bahwa tiga mahasiswa yang sempat diamankan dalam aksi tersebut telah diserahkan kembali kepada pihak rektorat setelah koordinasi dengan kampus pada pukul dua puluh dua tiga puluh WIB Selasa malam.

Kami telah menyerahkan kepada pihak rektorat yang sebelumnya telah kami hubungi kami koordinasikan untuk menjemput mahasiswanya saat ini sudah pulang atau meninggalkan Mapolda ujar Ihsan.

Ia menyayangkan aksi yang berakhir ricuh termasuk perusakan pagar sisi timur meskipun secara keseluruhan situasi berhasil dikendalikan berkat kerja sama antara petugas dan masyarakat.

Ihsan mengapresiasi peran warga DIY termasuk unsur jaga masyarakat yang bersinergi menjaga kamtibmas serta pendekatan berbasis kearifan lokal budaya Jawa dalam menangani kerumunan.

Ia juga memuji kesabaran personel yang tetap menggunakan cara persuasif meski massa mulai menunjukkan perilaku anarkis.

Terkait informasi suara ledakan yang beredar luas Ihsan membantah adanya penggunaan tembakan gas air mata maupun tembakan peringatan oleh petugas.

Kami tegaskan selama kegiatan pengamanan berlangsung petugas kami tidak dilengkapi dengan senjata adapun suara yang terdengar merupakan suara petasan yang dibawa oleh massa aksi jelasnya.

Polda DIY menyiagakan kendaraan water cannon taktis sebagai langkah antisipasi namun tidak digunakan selama pengamanan berlangsung.

Ihsan menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa di Tual Maluku yang menjadi pemicu aksi tersebut.

Kami dari Polda DIY turut berbelasungkawa yang mendalam untuk keluarga korban terkait peristiwa yang terjadi di Tual Maluku semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan ucapnya.

Aksi dimulai saat waktu berbuka puasa dengan massa berdatangan secara bergelombang memblokade jalur Ring Road utara menggunakan water barrier dan menggelar salat ghaib serta salat isya berjamaah di lokasi.

Demonstran mendoakan korban kekerasan aparat sekaligus meminta pertanggungjawaban atas dugaan pelaku kekerasan sebelum akhirnya dipukul mundur oleh warga sekitar tanpa terjadi bentrokan fisik signifikan.

Setelah massa mundur arus lalu lintas di depan Mapolda DIY kembali normal dengan kendaraan melintas dua arah tanpa hambatan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved