
Repelita Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya penguatan sistem keamanan lingkungan untuk mencegah terulangnya perang kelompok antar warga.
Pernyataan tersebut disampaikan Munafri saat mengunjungi lokasi bentrokan di Jalan Poros Kandea III, Kecamatan Tallo, pada Selasa malam 23 September 2025.
Ia menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut dan meminta agar pengamanan di wilayah rawan segera dimaksimalkan.
Munafri, yang akrab disapa Appi, langsung melakukan koordinasi dengan aparat keamanan untuk menstabilkan situasi di wilayah utara Kota Makassar.
Ia menyebut bahwa pihak kepolisian, Kodim, Brimob, dan Satpol PP telah sepakat mendirikan posko penjagaan bersama di lokasi kejadian.
Langkah ini diambil untuk memastikan pengawasan ketat di titik-titik yang dianggap rawan konflik.
Appi juga meminta seluruh petugas keamanan agar aktif mengontrol kondisi ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa perang kelompok ini telah berlangsung selama lima hari terakhir dan belum diketahui secara pasti penyebabnya.
Menurutnya, informasi mengenai pelaku dan latar belakang konflik masih dalam tahap pengumpulan oleh pihak berwenang.
Pemerintah Kota Makassar memastikan akan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran akibat bentrokan tersebut.
Tercatat lima rumah dan satu unit mobil mengalami kerusakan, namun pihak pemadam kebakaran masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebabnya.
Appi menyampaikan rasa syukur karena tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Hingga saat ini, lima warga dilaporkan menjadi korban akibat terkena busur, dan seorang pemuda harus dilarikan ke rumah sakit pada Selasa malam karena luka serius.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

