Repelita Jakarta - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo kembali melontarkan sindiran terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, kali ini terkait dugaan pemalsuan ijazah dan kualitas intelektual yang dinilainya mirip dengan Presiden Joko Widodo.
Pernyataan tersebut disampaikan Roy dalam acara bedah buku yang disiarkan melalui kanal YouTube Refly Harun, dikutip pada Sabtu, 20 September 2025.
Ia menyebut bahwa Gibran tidak kalah dari ayahnya dalam hal ijazah yang diragukan dan kemampuan berpikir yang rendah.
“Anaknya Jokowi yang sekarang (Wapres) itu enggak kalah dari bapaknya. Palsunya enggak kalah ijazahnya, IQ-nya juga enggak kalah rendahnya,” kata Roy Suryo.
Roy kemudian menyinggung bentuk ijazah Gibran dari MDIS Singapore yang menurutnya tidak sesuai standar resmi.
Ia menjelaskan bahwa ijazah dari institusi tersebut seharusnya berbentuk horizontal dengan dua logo, bukan vertikal seperti yang dipamerkan Gibran.
Menurut Roy, bentuk vertikal itu menunjukkan bahwa dokumen tersebut dibeli dari situs penyedia dokumen palsu.
“Padahal Singapura itu MDIS Management Development Institute of Singapore, Ijazahnya harusnya horizontal karena ada 2 logo. Yang dia pamerkan ijazahnya vertikal. Itu berarti salah beli di fake-document.com,” ujarnya.
Merujuk data dari Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Gibran tercatat menempuh pendidikan SD di SD Negeri Mangkubumen Kidul 16 pada 1993–1999.
Ia melanjutkan ke SMP Negeri 1 Surakarta pada 1999–2002.
Yang menjadi perhatian publik adalah masa pendidikan SMA Gibran yang berlangsung selama lima tahun di luar negeri.
Gibran tercatat bersekolah di Orchid Park Secondary School Singapore pada 2002–2004, lalu melanjutkan ke UTS Insearch Sydney pada 2004–2007.
Jenjang pendidikan S1 Gibran berlangsung di MDIS Singapore pada 2007–2009.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

