Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Prabowo Janji Reformasi Kepolisian, Said Didu: Maka Hentikan Polisi Saling Menyogok

Muhammad Said Didu on X: "Innalillahi. Pak @tomlembong dihukum 4 tahun 6  bulan, dg alasan : 1) melanggar hukum krn BUMN bekerjasama dg swasta dlm  melaksanakan impor gula - maka siap2lah semua

Repelita Jakarta - Mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu, menanggapi komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan reformasi di tubuh kepolisian.

Said Didu menyampaikan apresiasi atas janji Presiden Prabowo melalui akun media sosialnya, Jumat, 12 September 2025, terkait rencana reformasi lembaga kepolisian.

Dia menjelaskan reformasi kepolisian dimaksudkan untuk mengembalikan institusi tersebut sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, serta menegakkan hukum secara adil, bukan sebagai pemeras, penekan, atau makelar hukum.

Menurut Said Didu, hal itu hanya dapat terwujud jika pimpinan partai politik sepakat dan mengarahkan anggotanya di DPR untuk mendukung reformasi.

Jika reformasi tidak dilakukan, kata dia, makin banyak aturan yang dibuat justru memperluas ruang bagi polisi untuk memeras dan menekan rakyat serta membuka ruang bagi praktik makelar hukum.

Lebih lanjut, Said Didu menekankan bahwa idealnya kepolisian berada di bawah gubernur, Mendagri, atau dibentuk di bawah Menteri Keamanan Nasional yang bukan berasal dari polisi.

Publik, menurutnya, sudah memahami bahwa kesulitan memperbaiki polisi terjadi karena praktik sogok-menyogok antar anggota sejak pendidikan, kenaikan pangkat, hingga mutasi jabatan.

“Publik paham bahwa satu penyebab polisi sulit diperbaiki karena sesama polisi sudah saling sogok, mulai masuk pendidikan, naik pangkat, pindah posisi - semua harus menyogok atasannya. Maka hentikan polisi saling menyogok!!!,” tegas Said Didu.

Dalam penegakan hukum, publik juga menyadari bagaimana polisi kerap menjadi alat oligarki untuk menggusur dan menekan masyarakat.

Oleh karena itu, Said Didu menilai tim reformasi kepolisian sebaiknya dipimpin langsung oleh Presiden dan diisi oleh orang-orang idealis yang tidak takut terhadap teror atau tekanan.

Diketahui, Gerakan Nurani Bangsa melakukan pertemuan selama tiga jam dengan Presiden Prabowo pada Kamis malam.

Cendekiawan Muslim Indonesia, M Quraish Shihab, menyatakan usai pertemuan dengan Presiden Prabowo bahwa banyak informasi dan penjelasan yang diterimanya sangat memuaskan.

“Apa yang kami sampaikan beberapa hari lalu dipahami dan diterima dengan baik oleh presiden, sehingga dialog sangat bermanfaat untuk kemajuan bangsa,” tandas Quraish Shihab.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved