Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[HEBOH] Surat Edaran MTsN 2 Brebes Soal Keracunan MBG Tuai Sorotan, BGN dan Kepsek Klarifikasi Isi Formulir

Viral Surat Pernyataan MBG MTsN Brebes, BGN Bantah Lepas Tangan Jika Ada  Keracunan - Tribunkaltim.co

Repelita Brebes - Surat pernyataan dari orang tua siswa MTsN 2 Brebes yang menyebut tidak akan menuntut secara hukum jika terjadi keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu polemik publik.

Surat tersebut dianggap berpotensi membebaskan tanggung jawab penyelenggara jika terjadi kejadian luar biasa (KLB) seperti keracunan makanan.

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Brebes, Arya Dewa Nugroho, menegaskan bahwa Badan Gizi Nasional tidak pernah melepaskan tanggung jawab dalam pelaksanaan program MBG.

Ia menyatakan bahwa informasi yang beredar seolah-olah BGN lepas tangan adalah tidak benar.

Pernyataan tersebut disampaikan Arya di Brebes pada Kamis 18 September 2025.

Kasus keracunan makanan MBG di sejumlah daerah sebelumnya telah menimbulkan kekhawatiran publik.

Beberapa siswa dilaporkan mengalami gejala seperti mual, pusing, dan muntah setelah mengonsumsi makanan yang diduga sudah tidak layak konsumsi.

Sebagian siswa bahkan harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat kondisi tersebut.

Keracunan juga bisa dipicu oleh alergi atau ketidakcocokan terhadap bahan makanan yang disajikan.

Menanggapi polemik tersebut, pihak MTsN 2 Brebes bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melakukan mediasi dengan wali murid.

Hasil mediasi menyepakati bahwa angket yang sempat beredar ditarik kembali oleh pihak sekolah.

Formulir tersebut dijelaskan hanya bertujuan untuk mendata alergi siswa, bukan untuk membebaskan tanggung jawab pihak sekolah maupun penyelenggara program.

Arya menyampaikan bahwa pihak sekolah telah memberikan klarifikasi kepada wali murid terkait maksud dari angket tersebut.

Ia menegaskan bahwa angket itu semata-mata digunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa sebelum menerima makanan dari program MBG.

Selain itu, pihak sekolah juga menyatakan kesediaan menjadi penerima manfaat program MBG dengan menandatangani perjanjian kerja sama sesuai petunjuk teknis dari BGN.

Kepala MTsN 2 Brebes, Syamsul Maarif, menjelaskan bahwa angket tersebut dibuat untuk memastikan kesiapan siswa dalam mengikuti program MBG.

Ia menyebut bahwa pendataan dilakukan guna mengetahui potensi alergi atau ketidakcocokan terhadap jenis makanan yang disediakan.

Syamsul menegaskan bahwa tidak ada maksud untuk menghindari tanggung jawab jika terjadi insiden dalam pelaksanaan program.

Ia menyatakan bahwa pihak sekolah tetap berkomitmen menjalankan program MBG sesuai prosedur dan memastikan keamanan konsumsi bagi seluruh siswa.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved