![]()
Repelita Jakarta - Sebuah video yang diunggah akun TikTok @storyline merekam momen Dedi Mulyadi memergoki sejumlah oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sedang bersantai. Para wakil rakyat itu terlihat duduk menikmati minuman sambil bermain catur di dalam ruangan.
Tanpa basa-basi, Dedi Mulyadi langsung menegur para pejabat yang tampak berleha-leha. Gubernur Jawa Barat itu menyoroti tindakan mereka yang dinilai tidak mencerminkan tugas seorang anggota dewan.
"DPRD (main) catur tuh lihat tuh lihat tuh. Anggota DPRD Kabupaten, (main) catur," ucapnya.
Oknum anggota DPRD Kabupaten itu berdalih bermain catur hanya untuk mengisi waktu luang. Namun, Dedi Mulyadi menolak alasan tersebut dan meminta mereka turun ke lapangan untuk meninjau langsung kondisi masyarakat.
"Ngisi waktu gimana, turun dong pak ke bawah. Kamu lagi aduh, ketua komisi parah nih. Aduh turun atuh ke bawah, kacau ini masa anggota DPRD main catur," imbuhnya.
Menurut Dedi Mulyadi, tidak ada istilah waktu luang jika setiap menit dimanfaatkan dengan baik. Ia menilai, para pejabat seharusnya fokus bekerja dan tidak bersantai di ruangan ber-AC sementara rakyat membutuhkan perhatian mereka.
"Ngisi waktu luang gimana, nggak ada waktu luang kalau dimanfaatin," tegasnya.
Ia kembali menekankan agar para anggota dewan turun ke lapangan, meninjau program-program pemerintah, serta mengevaluasi mitra kerja mereka.
"Turun dong ke bawah, keliling lihat program-program berjalan nggak, mitra kerjanya sesuai nggak, waduh rugi nih rakyat gaji anggota DPR-nya catur aja kerjanya," sindirnya.
Mendengar teguran itu, salah satu anggota DPRD berusaha membela diri.
"Kita sudah melakukan pengawasan Pak," ujarnya.
"Paling kunjungan ke DPRD, turun dong," timpal Dedi Mulyadi.
Video tersebut pun menuai berbagai komentar dari warganet. Banyak yang menyoroti kelakuan anggota DPRD yang dinilai kurang bertanggung jawab.
"Malunya minta ampun itu," komentar seorang warganet.
"Enak ya DPR gaji besar... nyantai main catur," timpal netizen lain.
"Makan gaji buta DPR macam ini," ujar warganet.
"Pasti itu udah panas dingin," imbuh komentar lainnya.
"Memang betul harus ditegur, dapat gaji banyak kok," tulis seorang pengguna media sosial. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok

