Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[BREAKING NEWS] GEGER PSI Sebut Meme Jokowi Masuk Gorong-Gorong Bukan Awal Kehancuran Bangsa, tapi PDIP

 Politisi PSI tanggapi meme Jokowi masuk gorong-gorong. (X)

Repelita Jakarta - Meme Jokowi masuk gorong-gorong kembali ramai di media sosial untuk menanggapi berbagai isu politik. Politisi PSI menanggapi hal tersebut dengan menyebut bahwa itu adalah awal kehancuran PDIP.

Beberapa momen ikonis Jokowi saat masih menjabat sebagai pejabat publik, seperti masuk gorong-gorong, memamerkan mobil Esemka, hingga blusukan, menjadi sorotan. Setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden, meme Jokowi masuk gorong-gorong kembali viral.

Meme tersebut berasal dari foto Jokowi saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012, ketika ia memeriksa saluran gorong-gorong di Jalan MH Thamrin dekat Bundaran Hotel Indonesia. Kala itu, aksi Jokowi menarik simpati publik.

Ketua Biro Ideologi dan Kaderisasi DPW PSI Bali, Dedy Nur Palakka, turut menanggapi tagar Adili Jokowi yang ramai di media sosial. Ia menegaskan bahwa pembuktian hukum harus dilakukan di pengadilan, bukan di platform media sosial.

"Pembuktian itu tempatnya di pengadilan, bukan di X, Twitter Space, TikTok, Facebook, Instagram Story, atau sesi curhat di podcast politik abal-abal. Dan pada akhirnya, kita semua sepakat bahwa Indonesia harus maju dengan pilihan rakyat, melalui mekanisme demokrasi yang konstitusional," ujar Dedy Nur Palakka.

Salah seorang netizen kemudian menyindir pernyataan Dedy dengan mengunggah meme Jokowi masuk gorong-gorong.

"Berawal dari sini kehancuran dimulai," tulis akun @bangmulyo.

Dedy kemudian membalas sindiran tersebut dengan mengatakan bahwa hal itu bukan awal kehancuran bangsa, melainkan awal kehancuran PDIP.

"Kehancuran PDIP maksudnya?" tulis Dedy.

Komentar Dedy tersebut menuai berbagai tanggapan dari netizen.

"Yang jelas PSI tetap gurem biarpun pakai anak Jokowi," ujar @Ai_Be2.

"PSI kali yang hancur. Udah jual 'Partai Jokowi', Ketum Kaesang, nyerang Anies tanpa henti, eh cuma 2,53 persen. Gue nggak begitu suka PDIP, tapi faktanya mereka dapat perolehan terbesar: 16,91 persen," cuit @bakal.

"Coba dulu gorong-gorongnya ditutup mungkin utang Indonesia tak sebanyak ini," balas @anastra.

"PDIP nggak bisa apa-apa tanpa Jokowi," ungkap @pplriwi.(*).

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved