Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Wajar Jokowi Tidak Bisa Bersikap Netral di Pilpres 2024

 

Pegiat media sosial Rinny Budoyo menilai wajar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bersikap netral di Pilpres 2024 karena putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka ikut berkompetisi sebagai cawapres dari capres nomor urut dua Prabowo Subianto.

Sehingga Jokowi tidak mungkin bersikap netral di Pilpres 2024, bahkan menurut Rinny, mantan Wali Kota Solo itu sudah pasti mendukung Prabowo-Gibran berdasarkan hubungan keluarga.

"Jangan kita berharap Pak Jokowi netral di Pilpres 2024 ini, bagaimanapun juga anaknya yakni Gibran ikut bertarung di ajang Pilpres kali ini, jadi wajar saja kalau Pak Jokowi enggak bisa bersikap netral di ajang Pilpres kali ini, enggak mungkin," ungkapnya. 

"Sudah pasti pak Jokowi mendukung pasangan Prabowo-Gibran, bagaimanapun juga hubungan bapak anak itu erat sekali, sudah pasti pak Jokowi sangat berharap Gibran akan sukses di ajang Pilpres kali ini," imbuhnya dikutip populis.id dari YouTube 2045 TV, Sabtu (13/1).

Sementara itu, berdasarkan hasil survei tatap muka yang dilakukan Lembaga riset internasional Ipsos Affairs pada periode 27 Desember hingga 5 Januari 2024, elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran tercatat naik dari 42,66 persen menjadi 48,05 persen.

Infromasi itu disampaikan Pengamat politik dan peneliti senior Ipsos Public Affairs, Arif Nurul Imam. Saat ini, kata dia, elektabilitas pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 semakin melejit.

"Pilpres kali ini, efek Jokowi makin nyata karena terbukti elektabilitas Prabowo-Gibran makin meningkat," kata Arif saat memaparkan hasil survei Ipsos dikutip dari Suara.

Sementara elektabilitas pasangan Anies-Muhaimin, menurut Arif, cenderung stagnan dari 22,14 persen menjadi 22,80 persen. "Pasangan Ganjar-Mahfud justru turun dari 22,95 persen menjadi 18,35 persen, dan yang belum menentukan pilihan berada di angka 11,80 persen," kata dia.

Melejitnya persentase elektoral Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilainya tidak lepas dari efek Presiden Joko Widodo, terutama pemilih Jokowi-Ma'ruf pada pemilu 2019 yang semakin besar mendukung pasangan calon nomor urut dua.

Menurutnya, Prabowo-Gibran dianggap sebagai pasangan calon yang paling berpotensi melanjutkan program-program yang dijalankan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Jika kita mengaitkan kenaikan kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah Jokowi-Ma’ruf saat ini, dari 65 persen di bulan November menjadi 74 persen di bulan Desember, maka hal ini bisa dibaca bahwa siapapun paslon Capres-Cawapres yang dianggap melanjutkan program-program kerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf besar kemungkinan akan mendapatkan Jokowi effect dalam hal elektabilitas," kata dia.

Sumber Berita / Artikel Asli : Populis

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Ads Bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved