Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Skema Oligarki Terungkap! Dana Kampanye PSI Rp 180 Ribu Terkuak Dalam Kebohongan

 Skema Oligarki Terungkap! Dana Kampanye PSI Rp 180 Ribu Terkuak Dalam Kebohongan

Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) mengeluarkan pernyataan tegas terkait laporan dana kampanye Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang hanya sebesar Rp180 ribu.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, mengungkapkan kekecewaannya terhadap angka yang dianggap tidak rasional tersebut, terutama mengingat masifnya kampanye PSI dengan berbagai baliho dan banner yang memenuhi ruang publik.

"Kan enggak rasional cuma Rp180 ribu, ini mereka (PSI) kampanye di mana, kok enggak logis dan enggak rasional."

Hal ini menciptakan kecurigaan terhadap kelengkapan dan kejujuran laporan awal dana kampanye (LADK) yang diserahkan oleh PSI.

Pihak Bawaslu meminta agar PSI segera memperbaiki LADK dengan nominal yang lebih realistis.

Lebih lanjut, Bawaslu akan melakukan penyelidikan menyeluruh di seluruh wilayah untuk mengecek kebenaran pengeluaran kampanye PSI.

Bagja menekankan bahwa jika terdapat fakta yang tidak sesuai, Bawaslu RI tidak segan memberikan sanksi kepada partai yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep.

Dalam sebuah bocoran yang tersebar di kanal YouTube "Bocor Alus Politik Tempo," terkuaknya pesan-pesan dalam grup WhatsApp (WA) menggambarkan upaya PSI dalam mendapatkan dukungan, termasuk kedekatannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Majalah Tempo sebelumnya telah membahas instruksi dan pesan-pesan dalam WA grup PSI.

Jurnalis majalah Tempo, menyampaikan dikutip siap viva dari kanal youtube bocor alus politik mengungkapkan bahwa investigasi kali ini mengungkapkan instruksi dan pesan-pesan dari grup WA yang mencurigakan.

"Kami ingin membuka tabir sebenarnya tentang PSI, apa sebenarnya PSI dan apa hubungannya dengan Jokowi," ujar Husin.

Ketua Dewan Pembina PSI, Giovani, dihubungi langsung oleh majalah Tempo, namun menolak wawancara dengan alasan komitmen sejak mendirikan PSI.

Dalam WA grup, terdapat cerita tentang upaya PSI mencari suara dan kedekatannya dengan Jokowi, yang dianggap memicu kontroversi.

Dalam menghadapi investigasi ini, PSI memberikan tanggapan terbatas dan menegaskan bahwa mereka tidak ingin diwawancarai.

Namun berdasarkan investigasi siap viva kepa tim jurnalis Tempo telah menyuratkan undangan wawancara kepada berbagai pengurus PSI, termasuk Ketua Umum, namun belum mendapatkan tanggapan.

Giring, yang sempat menjadi PLT ketua umum PSI, juga terlibat dalam dinamika internal PSI.

Husin mencatat bahwa Giring menjadi ketua umum setelah transisi dari Grace Natalie, dan PSI melakukan berbagai pendekatan untuk membuka jalan bagi anak Jokowi, seperti Kaesang, masuk ke PSI. 

Kontroversi muncul saat PSI mendukung gagasan perpanjangan masa jabatan presiden hingga tiga periode.

Rilis PSI menyebutkan bahwa mereka mendukung amendemen konstitusi, yang diinterpretasikan sebagai langkah untuk memungkinkan Jokowi berkuasa tiga periode. Dalam diskusi internal, beberapa anggota PSI menentang langkah tersebut.

Investigasi juga mengungkap peran Jeffrey Giovani dalam mendapatkan dukungan finansial dari perusahaan-perusahaan besar dan membantu dalam pencarian donatur untuk PSI.

Caleg khusus PSI, yang menjadi sorotan, mengakui bahwa mereka mendapatkan bantuan dari Jokowi sejak 2017 dalam mencari donatur dan mengumpulkan dana.

Dalam upaya politiknya, PSI kemudian mendekati Prabowo Subianto, yang memberikan komitmen bantuan, terutama dalam membantu caleg-caleg PSI agar dapat masuk Senayan.

Prabowo melihat PSI sebagai alat untuk menghadapi PDIP, yang dianggap memiliki kekuatan besar di Jawa Tengah.

Pada tahun 2024, PSI menghadapi tantangan besar untuk meraih suara dan mencapai ambisi 9-10%.

Dengan bantuan finansial dari Jokowi dan Prabowo, PSI berusaha mengubah permainan politik di tanah air.


Sumber Berita / Artikel Asli : viva

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Ads Bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved