Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Nilai Gus Ipul Inkonsisten, Tokoh NU: Jangan Pilih Calon Yang Didukung Saifullah Yusuf, Sering Kalah!

 

KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang, Jawa Timur menilai pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf agar tidak memilih calon yang didukung Abu Bakar Ba’asyir di media tidak bijak dan tendensius. Apalagi dalam posisinya sebagai pengurus struktural di NU.

“Mboten jelas itu karepnya (tidak jelas itu maksudnya, red). Balasan saya, cukup singkat saja. Jangan pilih calon yang didukung Saifullah Yusuf, karena sering kalah,” terang KH Abdussalam Shohib, Rabu (17/1).

Gus Salam pun menilai Saifullah Yusuf tidak konsisten dengan ucapannya sendiri.

"Menurut saya pernyataan Gus Ipul itu subyektif dan tendensius dan Gus Ipul itukan Sekjen PBNU, yang kemarin-kemarin marah-marah dan ngancam-ngancam ke struktur NU di bawah agar netral, tapi hari Ini dia celometan statement terkait Pilpres," kata Gus Salam kepada wartawan, Rabu (17/1/2024).

Gus Salam mengatakan pernyataan Gus Ipul menunjukkan inkonsistensi. Gus Salam menilai pernyataan itu merendahkan PBNU yang sejatinya tak mengikuti politik praktis.

"Ini bukti betapa di PBNU banyak oknum-oknum yang inkonsisten, secara tidak langsung dia telah merendahkan PBNU dengan terlibat politik partisan sekaligus mengkhianati apa yang pernah di dawuhkan oleh Rois Aam PBNU 1999 - 2012 KH M Sahal Mahfudz," ujar Gus Salam.

"Bahwa Politik NU adalah politik tingkat tinggi (Siyasah Aliyah) yaitu politik kebangsaan & kerakyatan untuk menjaga persatuan bangsa bukan politik rendahan dan murahan (Siyasah Safilah) yaitu politik partisan dan keberpihakan yang mengabaikan etika dan aturan organisasi yang hari ini dilakukan Oleh PBNU," sambungnya.

Mengutip detikJatim, Rabu (17/1/2024) Gus Ipul awalnya hanya mengingatkan kepada Nahdliyin agar menyalurkan hak pilihnya pada 14 Februari 2024.

"Nah, dari paslon-pasan yang ada tentu kita harus lihat rekam jejaknya, dan sekaligus juga kita lihat siapa pendukungnya, tentu kita mengimbau kepada warga NU untuk bisa memilih dan memilah siapa yang kira-kira layak untuk dipilih," kata Gus Ipul saat mengawali pesannya kepada warga NU, Rabu (17/1/2024).

Lalu, Gus Ipul membeberkan alasannya mengapa meminta warga NU tak memilih paslon yang didukung Abu Bakar Ba'asyir.

"Nah, melihat rekaman Ustaz Abu Bakar Ba'asyir tentang alasan memilih presiden, itu menurut saya berbeda dengan cara kita warga NU sesuai para kiai untuk memilih seorang pemimpin," ungkap Gus Ipul.

Gus Ipul mengatakan, memang, warga NU merupakan umat Islam. Namun, muslim di Indonesia hidup berdampingan dengan agama lain. Untuk itu, Gus Ipul tak sependapat dengan pernyataan Abu Bakar Ba'asyir.

"Kita beragama Islam, tapi kita juga tinggal di Indonesia. Jadi beda, kita beda, melihatnya beda, tentu ini harus disadari oleh warga NU," ungkapnya.

Selain itu, Gus Ipul juga mengaku prihatin dengan tim sukses salah satu calon yang mengembangkan wacana-wacana tak baik.

"Saya menyampaikan kemarin itu mengimbau warga NU untuk tidak memilih calon yang didukung oleh Ustaz Abu Bakar Ba'asyir. Jadi itu satu bahan pertimbangan buat warga NU, sekaligus juga kita ingin posisi PBNU dipahami dengan baik. Kita prihatin dengan tim sukses calon tertentu yang berpikiran eror. Calon itu kan mestinya mendekati, merangkul, ini malah justru mengembangkan wacana-wacana yang tidak baik untuk NU," jelas Gus Ipul.

Sumber Berita / Artikel Asli : detik

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Ads Bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved