Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Mahfud MD Beda Pendapat Dengan Jokowi Soal Debat Pilpres Terlalu Personal, Begini Katanya

 Mahfud MD Beda Pendapat Dengan Jokowi Soal Debat Pilpres Terlalu Personal, Begini Katanya

Menko Polhukam sekaligus cawapres nomor urut 3 Mahfud MD tak sependapat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal substansi debat yang disebut malah saling serang personal dan mengaburkan gagasan.

Menurut Mahfud MD, gelaran debat capres pada Minggu (7/1) kemarin tidak seperti yang dipikirkan Jokowi.

"Mungkin [debat terlalu personal], kalau penilaian presiden. Kalau saya sih enggak," kata Mahfud di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/1).

Mahfud lalu menyinggung soal kerahasiaan data keamanan yang juga menjadi polemik usai debat dengan tema debat seputar pertahanan, keamanan, geopolitik, hubungan internasional, dan politik luar negeri itu.

Mahfud mengatakan data yang disampaikan dan ditanyakan para paslon tidak ada yang bersifat rahasia atau sensitif. Data-data tersebut menurutnya dapat diakses publik.

Ia menyebut data yang tak boleh diungkapkan ke publik adalah data intelijen hingga strategi penyerangan.

Sementara data anggaran dan situasi pertahanan tidak dikategorikan sebagai informasi privat. 

"Enggak ada dari yang kemarin yang harus dirahasiakan dari pertanyaannya itu. Kalau saya ya, kan saya bekas Menhan juga. Mana yang rahasia? saya tahu," kata dia.

Di sisi lain, Mahfud tak keberatan apabila Jokowi meminta gelaran format debat Pilpres dievaluasi.

Mahfud pun mengaku siap mengikuti segala aturan yang akan ditetapkan KPU dalam debat cawapres yang dijadwalkan pada Minggu (21/1) mendatang.

"Ya terserah KPU, saya manut saja," ujar Mahfud.

Mahfud juga kembali menegaskan tak ada capres yang menyerang sisi personal dalam debat ketiga pilpres.

"Saya ndak akan nyerang personal. Yang kemarin juga menurut saya nggak personal," kata Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Selasa (9/1).

Mahfud mengaku dirinya juga tak berencana untuk menyerang sisi personal cawapres lain pada debat keempat mendatang.

Menurut dia, menyerang sisi personal dalam debat justru terlalu kekanak-kanakan. 

"Kalau saya ndak punya rencana saling serang personal. Untuk apa, itu kekanak-kanakan," ucapnya.

Presiden Jokowi sebelumnya meminta agar format debat Pilpres 2024 dievaluasi.

Ia menganggap debat ketiga Pilpres yang dihelat Minggu (7/1) lalu tidak edukatif karena banyak serangan yang bersifat personal.

Jokowi mengatakan serang menyerang wajar dalam debat asalkan seputar kebijakan atau visi dan bukan personal.

Ia menyebut debat yang saling saling personal tidak memberikan edukasi kepada masyarakat dan malah mengaburkan gagasan para paslon.

Sementara itu, Ketua KPU Hasyim Asy'ari memastikan format debat keempat dan kelima Pilpres 2024 tidak akan berubah.

Ia menegaskan bahwa bentuk atau format debat Pilpres tersebut telah disepakati oleh pihak tim pasangan calon dan juga televisi penyelenggara.

Hasyim menjelaskan format yang disepakati ialah debat dengan enam segmen dengan pembagian penyampaian visi misi program (segmen pertama), menjawab pertanyaan dari panelis (segmen kedua dan ketiga), saling tanya jawab antar calon (segmen keempat dan kelima) dan penyampaian penutup (segmen enam).

Sumber Berita / Artikel Asli : CNN Indonesia

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Ads Bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved