Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Iklan Videotron Anies di Jakarta-Bekasi Disebut Mendadak di-Take Down

Iklan berbentuk videotron yang menampilkan calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan yang tersebar di wilayah Bekasi dan Jakarta dikabarkan penayangannya mendadak diturunkan.
Kabar ini disampaikan Olppaemi Project, pihak penyelenggara proyek yang memasang iklan videotron Anies melalui akun X mereka @olpprpject.

Olppaemi Project menyampaikan iklan Anies tidak ditayangkan lagi dengan alasan 'di luar kuasa mereka'. Padahal iklan itu dijadwalkan tayang selama sepekan ke depan.

"Kami harus mengabarkan bahwa LED ads yang telah dijadwalkan tayang selama seminggu (15-21 Januari 2024) di Bekasi dan Jakarta tidak dapat lanjut tayang di lokasi tersebut karena suatu hal yang di luar kuasa kami," tulis mereka di akun @olpproject.

Olppaemi Project mengatakan telah mendapat apresiasi positif dari pemasangan iklan Anies melalui videotron ini. Mereka sedang mengupayakan solusi terbaik terkait tidak lanjut atas tayangnya videotron Anies tersebut.

"Humanies tidak perlu khawatir dan mohon dukungannya untuk menyertai kami dalam memaksimalkan project serta memberikan update secara berkala," tulis Olppaemi Project.

Terpisah, Juru Bicara Timnas Pemenangan Anies-Muhaimin Iskandar (AMIN), Ramli Rahim mendapat kabar iklan tersebut dibiayai urunan para K-Pop yang mendukung Anies.

"Sayang sekali kreativitas anak bangsa diberangus oleh kekuatan penguasa," kata Ramli kepada CNNIndonesia.com, Selasa (16/1).

"Kami heran sebenarnya, sebegitu takutnya mereka sama AMIN," tambahnya.

Ramli lantas berkaca pada kasus di Maros, Sulsel terlihat ratusan bendera dan spanduk AMIN yang terpasang hilang dicuri orang tak dikenal. Ia mendapatkan informasi ada orang yang dibayar untuk melakukan tindakan tersebut.

"Entah siapa yang bayar karena mereka sangat profesional," kata dia.

Terpisah, Jubir lain Timnas AMIN Iwan Tarigan mengatakan videotron Anies yang dipasang penggemar K-Pop itu belum ada sehari dipasang dari kontrak sepekan dengan pemda setempat.

"Atas tindakan semena mena ini kami Timnas AMIN mengutuk keras dan akan mengambil langkah langkah hukum," kata Iwan.

Iwan mengatakan perlakuan ini sangat tidak adil. Ia menduga dilakukan oleh Penguasa terhadap aktivitas kampanye AMIN dan sudah kerap dilakukan berulang kali.

"Dan seperti kata Bapak Anies Baswedan tekanan kepada kami belum ada apa apa nya dibandingkan dengan tekanan yg dirasakan rakyat dengan biaya hidup yg semakin mahal," kata dia.

Sumber Berita / Artikel Asli : CNN Indonesia

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Ads Bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved