Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[BREAKING NEWS] JK Deklarasi Dukung Anies-Muhaimin di Pilpres 2024: Pemimpin Yang Mengerti Dasar Ekonomi

 JK Deklarasi Dukung Anies-Muhaimin di Pilpres 2024: Pemimpin Yang Mengerti Dasar Ekonomi

Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, HM Jusuf Kalla, dengan tegas menyatakan dukungannya untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar dalam Pemilihan Presiden 2024.

Dalam acara silaturahim di Makassar pada Selasa (20/12/2023), Jusuf Kalla mengungkapkan.

"Saya menyampaikan sikap (dukung AMIN). Mudah-mudahan ada manfaatnya untuk anda semua."

Dalam ceramahnya, Jusuf Kalla mengungkapkan bahwa Anies Baswedan dapat dianggap sebagai murid politiknya. 

Sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, JK membagikan pengalaman politik dan isu-isu bangsa kepada Anies di masa lalu.

JK meyakini bahwa Anies memiliki pemahaman mendalam terkait persoalan bangsa.

Menyoroti tantangan ekonomi global, JK menekankan perlunya pemimpin yang memahami dasar-dasar ekonomi.

Dalam konteks ini, ia menyatakan keyakinannya bahwa Anies, dengan latar belakang pendidikan ekonominya, menjadi pilihan yang tepat untuk mengatasi kondisi sulit yang dihadapi ekonomi dunia.

JK memandang Anies sebagai pemimpin yang teruji integritasnya, tidak terlibat dalam kasus korupsi, dan memiliki pemahaman ekonomi yang kuat. 

Pernyataan politik ini dianggap sebagai pandangan pribadi JK, yang meskipun tidak lagi aktif di banyak kegiatan politik, merasa perlu menyampaikan dukungannya sebagai tokoh bangsa asal Sulawesi Selatan.

Dukungan Jusuf Kalla disambut baik oleh tim pemenangan AMIN.

Executive Captain Timnas Pemenangan AMIN, Sudirman Said, bersama Jubir Timas Pemenangan AMIN Muhammad Ramli Rahim, mengapresiasi kehadiran JK dan menyebutnya sebagai kekuatan tambahan untuk memenangkan Pilpres 2024.

Anies Baswedan, menurut penilaian mereka, dinilai memiliki kelebihan dalam pengetahuan, pengalaman, kejujuran, dan integritas.

JK juga memberikan edukasi kepada rakyat, menekankan pentingnya memilih pemimpin yang etis, tidak pemarah, dan dapat menerima kritik dengan terbuka.

JK memandang bahwa pemimpin yang pemarah dapat membahayakan stabilitas bangsa, mengacu pada pengalaman konflik dalam negeri di berbagai daerah di masa lalu.

Sumber Berita / Artikel Asli : viva

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Ads Bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved