Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Sebut Anies Salah Baca Data, Pengamat Nilai Jawaban PUPR Beraroma Politik: Sesuai Perintah Bos..




 Pengamat Kebijakan Publik Gigin Praginanto, merespons Kementerian PUPR yang menyebut Anies Baswedan salah baca data BPS soal pembangunan jalan era Jokowi dan SBY.

Menurut dia, pernyataan PUPR tersebut beraroma politik. 

Hal itu disampaikan Gigin dalam akun Twitter pribadinya, pada Minggu 4 Juni 2023.

"Jawaban dari PUPR jelas beraroma politik, sesuai perintah bos di pusat kekuasaan," ujar dia seperti dikutip dari WE NewsWorthy.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian membantah kritik calon presiden Anies Baswedan, yang mengatakan pembangunan jalan tak berbayar era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lebih panjang ketimbang di masa Joko Widodo.

Hedy Rahadian menduga Anies, yang diusung Partai Demokrat, PKS dan Nasdem itu, salah menafsirkan data yang disajikan oleh Badan Pusat Statistik atau BSP.

"Salah interpretasi," tegas Hedy Rahadian di Jakarta, Rabu (24/5/2023). 

Hedy menduga Anies menggunakan data perubahan status jalan yang disediakan oleh BPS, yang di dalamnya menyajikan perubahan status jalan dari jalan provinsi menjadi jalan nasional di era SBY.

Perubahan status itu memang menambah panjang jalan nasional di era SBY, tetapi bukan berarti di masa itu pemerintah pusat membangun lebih banyak jalan.

"Itu adalah jalan perubahan status, dari jalan provinsi menjadi jalan nasional, bukan pembangunan jalan baru. Yang disebut bahwa pembangunan jalan di zaman SBY lebih panjang dari zaman Jokowi, bukan itu maksud data BPS," beber Hedy Rahadian.

Sumber Berita / Artikel Asli: NW Wartaekonomi

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Ads Bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved