Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Menggelegar! Teriakan Rizal Ramli: Sekarang Jokowi Berkuasa, Besok Dia Hina dan Dipenjara!




 Ekonom senior Rizal Ramli mendukung penuh gerakan people power yang sedang diupayakan Amien Rais untuk menggulingkan Presiden Joko Widodo. Menurutnya kepala negara memang layak diturunkan paksa dari kursi kepresidenan.

Menurut Rizal Ramli, ada banyak faktor yang membuat Jokowi layak dilengserkan salah satunya adalah pelanggaran konstitusi, dia menyebut kepala negara telah menggunakan istana negara sebagai posko pemenangan calon presiden tertentu.

Pernyataan itu merujuk pada acara kumpul-kumpul Jokowi bareng sejumlah ketua umum partai politik yang digelar di istana beberapa waktu lalu.

“SEKARANG JOKOWI BERKUASA, BESOK DIA HINA DINA DAN DIPENJARA,” kata Rizal Ramli dalam sebuah cuitan di akun twitternya @RamliRizal mengutip pernyataan M. Taufik, Presiden Asosiasi Ahli Pidana Indonesia sebagaimana dilansir Rabu (14/6/2023).

Bagi Rizal Ramli gerakan people power sama sekali tidak melanggar Undang-undang sebab kedaulatan negara berada di tangan rakyat.

Dia menjelaskan masyarakat bisa melengserkan kepala negaranya kapan saja jika presiden sudah melenceng dari tugas utamanya.

“People power tidak melanggar konstitusi. People power bukan makar. TNI sekarang tak mungkin makar, karena persenjataannya kalah canggih dibandingkan Polri,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais kembali menyerukan perlawanan terhadap Presiden Joko Widodo.

Dia mengatakan, sudah saatnya kepala negara dilengserkan karena sudah tak ada harapan. Jokowi lanjut Amien Rais selama dua periode memerintah Indonesia sama sekali tidak bekerja buat rakyat.

“Kemudian saudara kita Joko Widodo (Jokowi) ini orang Solo yang mula-mula seperti memberikan harapan. Tapi lama-lama menjadi makin mendung dan makin gelap dan mungkin memang perlu dilengserkan,” kata Amien Rais dalam sebuah video yang tayang di saluran Youtube Ahmad Khozinudin dilansir Rabu (14/5/2023).

Bekas ketua MPR itu mengatakan, satu-satunya cara memaksa Jokowi turun dari kursi RI 1 adalah lewat gerakan ‘people power’ gerakan perlawanan ini kata dia harus segera diselenggarakan di seluruh pelosok tanah air.

“Kita sudah mendengar banyak masukan yang saling mengisi dan saling menguatkan kesepakatan kita. Bahwa kemungkinan besar memang diperlukan sebuah People Power,” tambahnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : populis

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Ads Bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved