Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Mahfud MD Endus Transaksi Miliaran Untuk 'Terorisme' Modus Pesan Sajadah


 Menko Polhukam sekaligus Ketua Komite Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Mahfud MD mengendus transaksi mencurigakan miliaran rupiah untuk pembiayaan terorisme di Indonesia melalui modus memesan produk sajadah.

Mahfud mengatakan transaksi mencurigakan ini terendus oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Itu di PPATK banyak sekali kasus. Saya kebetulan ketua tim TPPU, berapa banyak yang mencurigakan untuk terorisme. Ngirim uang ke suatu daerah. Apa? Ini memesan produk sajadah di sebuah tempat. Uangnya miliaran," kata Mahfud dalam acara pengarahan Gerakan Literasi Digital di Mabes TNI, Jakarta, Selasa (13/6).

Mahfud tak merinci dugaan aliran dana miliaran untuk kegiatan terorisme itu mengalir kelompok mana.

Namun, ia mengatakan dana itu salah satunya mengalir untuk perakitan bom.

"Tapi enggak ada feedback-nya dari perusahaan yang dikirimnya itu. Lalu dilacak untuk rakit bom dan sebagainya," tambahnya.

Mahfud mengatakan kondisi ini terjadi lantaran ada fenomena siber terorisme.

Siber terorisme, lanjutnya, merupakan suatu perkembangan teknologi digital yang memberikan alat baru bagi teroris untuk melancarkan serangan dan rekrut anggota baru.

"Untuk rencanakan serangan. Pengiriman uang juga untuk teroris melalui ini," kata dia.

Selain siber terorisme, Mahfud meminta prajurit TNI untuk mewaspadai ancaman lain imbas dari perkembangan digital dan teknologi informasi.

Salah satunya adalah serangan siber melalui pencurian data dan sabotase sistem.

Ia lantas menyinggung serangan siber sempat ramai karena sistem di salah satu bank syariah mengalami kerusakan.

"Lalu kabarnya di rukiah, dan sistemnya rusak kok dirukiah, ya enggak bisa," kata dia.

Selain itu, ia juga meminta mewaspadai propaganda melalui media sosial berupa kabar bohong (hoaks).

Ia mengatakan di era digital saat ini, fitnah dan hoaks makin merajalela.

"Di era digital penggunaan propaganda melalui medsos jadi ancaman terhadap kedaulatan negara dan bangsa. Ada fitnah-fitnah, ada hoaks yang luar biasa," kata dia.

Sumber Berita / Artikel Asli : CNN Indonesia

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Ads Bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved