Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Capres Turki Mundur Karena Terlibat Kasus Video Porno, Direktur P3S: Harusnya Ganjar Juga Mundur!



Etika politik yang ditunjukkan figur calon presiden (capres) di Turki, Muharrem Ince, diharapkan bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi Ganjar Pranowo.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menerangkan, pemilihan presiden (pilpres) di Turki dikagetkan dengan keputusan Muharrem Ince.

Pasalnya, Muharrem Ince sebagai salah satu kandidat menyatakan mengundurkan diri dari kontestasi pilpres karena tersandung satu skandal.

“Kita harus tiru seorang capres Turki mundur dalam pilpres di negara tersebut lantaran tersandung kasus video porno,” ujar Jerry, Selasa (16/5). 

Jerry menuturkan, Muharrem Ince mundur sebagai capres pada Minggu (14/5), meskipun ia berkelit dengan kabar beredarnya video porno dirinya dengan seorang wanita.

“Dengan mundurnya Ince, maka Pemilu Turki hanya akan diikuti tiga capres,” sambungnya mengungkapkan.

Dari kejadian Pilpres di Turki itu, doktor komunikasi politik lulusan America Global University ini menilai seharusnya bisa direnungi Ganjar Pranowo.

“Harusnya Ganjar yang sudah viral di medsos, yang suka nonton film biru ini juga harus mundur,” pungkasnya.

Terkena Skandal Video Porno, Capres Turki dari Oposisi Mundur 

Tiga hari menjelang Pemilu Turki pada 14 Mei 2023, kandidat calon presiden (capres) Muharrem Ince mengundurkan diri. Ince mundur setelah muncul video seks menjelang hari pemilihan.

Hanya saja, ia menuding, rekaman seks itu palsu. Dengan mundurnya Ince maka Pemilu Turki hanya akan diikuti tiga capres.

Ince adalah capres yang dua kali kalah melawan Presiden Recep Tayyip Erdoğan pada pemilu sebelumnya.

"Saya menawarkan Turki pilihan ketiga, cara ketiga. Kami tidak bisa berhasil dengan cara ini," kata Ince menyikapi keputusannya mengundurkan diri dilaporkan The Guardian, Sabtu (13/5/2023). 

Dengan mundurnya Ince maka persaingan sengit merujuk kepada pejawat (incumbent) Recep Tayyip Erdogan dan tokoh oposisi Kemal Kılıçdaroğlu.

Adapun capres satunya Sinan Oğan hanya dianggap sebagai penggembira lantaran suaranya diprediksi di bawah jauh perolehan Erdogan atau Kılıçdaroğlu.

Ince menjelaskan, dugaan rekaman seks yang beredar secara daring adalah palus. Dia menuding, video itu menggunakan rekaman yang diambil dari 'situs porno Israel'.

"Jika saya memiliki gambar diri saya seperti itu, itu diambil secara diam-diam di masa lalu. Tapi saya tidak punya gambar seperti itu, tidak ada rekaman suara seperti itu. Ini bukan kehidupan pribadi saya, ini fitnah. Itu tidak nyata," katanya.

Dalam jajak pendapat terakhir menunjukkan, Pemilihan Presiden Turki berlangsung sangat ketat. 

Setiap capres harus mendapatkan lebih dari 50 persen untuk menang di putaran pertama.

Atau jika suaranya di bawah itu maka berlanjut di putaran kedua yang berlangsung dua pekan kemudian.

Erdoğan yang bersaing dengan Kılıçdaroğlu suaranya bisa terpecah dengan kehadiran Sinan Oğan.

İnce sebenarnya sempat mendapatkan lonjakan popularitas dalam jajak pendapat ketika ia meraih popularitas sekitar 10 persen atau turun dua persen dari beberapa survei sebelumnya.

Sementara, İnce sudah lama tampaknya diprediksi tidak mungkin menang, sehingga jika Pilpres Turki berlangsung dua putaran maka skenario menurut pengamat dapat menguntungkan Erdoğan.

Sumber Berita / Artikel Asli : rmol

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Ads Bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved