2 Misteri Gunung Semeru, Jika Sombong dan Bercanda di Lokasi Ini, Benarkah Dibuat Tersesat dan Linglung?

414
Aktifitas vulkanik atau erupsi Gunung Semeru, gunung yang tenyata menyimpan dua misteri yang menjadi legenda di masyarakat. /doc.BPBD Kabupaten Lumajang

Di balik erupsi Gunung Semeru, ternyata salah satu gunung tertinggi di Jawa ini menyimpan banyak misteri dan menjadi legenda.

Di tengah erupsi Gunung Semeru, mencuat beberapa misteri gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut, hingga jadi legenda atau kisah rakyat yang turun temurun.

Dikutip kabarbanten.pikiran-rakyat.com dari berbagai sumber, berikut misteri hingga menjadi legenda yang beredar di tengah erupsi Gunung Semeru.

Hantu Cantik

Salah satu misteri Gunung Semeru yang beredar adalah hantu cantik.

Bahkan yang menarik, pengakuan dari para pendaki gunung yang melihat sesuatu yang aneh di malam hari.

Mereka mengaku melihat cahaya berwarna oranye di tengah Danau Ranu Kumbolo, yang berubah wujud menjadi sesosok hantu wanita cantik.

Arcopodo

Di Gunung Semeru, para pendaki akan dipertemukan dengan daerah yang ditumbuhi hutan lebat dalam perjalanan dari Ranu Kumbolo.

Disinilah konon katanya, banyak kisah yang bernuansa mistik terjadi. Banyak yang menyebut kawasan tersebut sebagai hutan yang mistis.

Bukan tanpa sebab, banyak pendaki tersesat di hutan tersebut. Padahal, pendaki tersebut sudah berulang kali mendaki hingga Mahameru, puncak Gunung Semeru.

Orang Jawa menyebutnya ‘oyot kesimpar’ atau seseorang akan dibuat linglung dan hanya berputar-utar di jalan yang itu-itu saja selama waktu yang panjang.

Di kawasan ini, para pendaki harus memperbanyak doa kepada Sang Pencipta dan mengurangi sikap sombong apalagi bercanda yang tidak perlu.

Sebuah dataran lapang adalah kawasan yang akan ditemui selepas hutan. Di tempat inilah, konon menyimpan banyak misteri yang dinamakan Arcopodo atau arca kembar.

Dalam legenda Mahameru, diceritakan bahwa di tempat tersebut terdapat dua buah arca yang berdiri kembar.

Pendirinya adalah prajurit dari jaman kerajaan Majapahit, namun keberadaannya tidak bisa dilihat sembarang orang.

Orang yang bisa melihat keberadaan arca kembar, hanyalah yang memiliki ‘kelebihan’.

Jika melihatnya pun, memiliki beragam versi terkait wujud arca kembar tersebut.

Ada yang berkata sebesar anak kecil, namun ada juga yang mengatakan sangat besar.

Arcopodo adalah akhir pos pendakian, sebelum seseorang mencapai puncak Gunung Semeru, yakni Mahameru, tempat tertinggi di tanah Jawa.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

88 − = 81