17 Tahun Pembunuhan Munir, Netizen: Buah Misteri yang Belum Terpecahkan

188

Mengenang 17 tahun pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib.

Ia salah satu orang yang memperjuangkan korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Munir memiliki peran besar dalam mendorong proses demokratisasi dan pemajuan HAM.

Ia dibunuh dengan racun jenis aresenik di dalam pesawat saat mengudara dari Jakarta ke Belanda.

Kasus pembunuhan Munir hingga saat ini belum tuntas.

Netizen di media sosial Twitter pun menggemakan nama Munir hingga trending.

“Buah misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini,” tulis @peoplepleaser, Selasa 7 September 2021.

Menurut netizen tersebut, Presiden Joko Widodo pernah berjanji untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM termasuk pembunuhan Munir.

“Namun, hingga saat ini kematian Munir belum juga menemukan titik terang siapa dalang sesungguhnya, bahkan tidak jelas,” tambahnya.

Netizen itu pun meminta agar segera mengusut tuntas kasus Munir.

“kelanjutan penyelesaiannya. Oleh karena itu, saya turut serta meminta pemerintah mengusut tuntas kasus kematian Munir!” pintanya.

Netizen @nurazizaashima menuliskan lewat Twitternya, Munir Said Thalib adalah seorang aktivis HAM Indonesia. Jabatan terakhirnya adalah Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial.

“Saat menjabat Dewan Kontras, dia berjuang bagi orang-orang hilang yang diculik pada masa itu, seperti membela para aktivis,” sambungnya.

Netizen lain pun ikut bersuara soal 17 tahun kasus pembunuhan Munir yang belum tuntas.

“Dari sekian banyak bohongnya salah satunya mengungkap siapa pembunuh munir, sedikitpun gak ada tanda2 mau diusut,” kata @gundala_sakti.

“Dalang Pembunuh Munir masih berkeliaran! Jika tidak diadili, suatu saat pelakunya bisa membunuh siapapun dari kita. Awas!” tegas @damsaaak. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here