Yusuf Mansur Respons Isu Dukung Jokowi: So Far Saya Pendakwah

214
Ustaz Yusuf Mansur menepis isu dirinya kini pendukung Jokowi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Jakarta– Ustaz Yusuf Mansyur tidak berpihak kepada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno atau Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019. Dia menegaskan statusnya masih sebagai pendakwah.

So far saya adalah pendakwah, so far saya adalah ustaz,” ujar Yusuf di Hallf Patiunus, Jakarta, Rabu (13/2).

“Saya mendoakan Jokowi dan mendoakan Prabowo. Saya salat malam, salat dhuha, walaupun saya enggak boleh bilang begini ya. Saya salat untuk Indonesia. Karena saya yakin empat orang ini orang terbaik yang harus didoakan,” kata Yusuf lagi.

Pernyataan itu disampaikan Yusuf Mansur merepons unggahan Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi alias TGB pada 2 Februari lalu.

Saat itu di akun instagramnya, TGB mengunggah foto pesan singkat Yusuf Mansur di aplikasi WhatsApp.

Pesan itu berisi pengakuan Yusuf Mansur atas sosok Jokowi yang disebut sudah melaksanakan ibadah puasa sunah sejak 2007. Pesan Yusuf Mansur seperti diunggah TGB juga membantah semua fitnah yang ditujukan kepada Jokowi.

Sebagian pihak memaknai pesan Yusuf Mansur itu sebagai cermin kedekatan dengan Jokowi. Yusuf pun menjelaskan konteks pesannya itu.

Dia membenarkan menulis pesan itu kepada TGB. Dan dia mengizin TGB mengunggahnya di salah satu grup WhatsApp. Namun hal itu tak terkait dukungan kepada salah satu pasangan calon. Yusuf mengaku hanya ingin menyebarkan kabar baik.

“TGB minta izin memposting ini ke grup Al Azhar dan saya iyakan karena itu baik, memberitahu orang baik,” ujar Yusuf.

Yusuf Mansur melanjutkan dirinya mengizinkan TGB mengunggah pesan itu dengan maksud agar tidak ada yang menjelekkan dan merendahkan pihak manapun.

Yusuf mengakui berhubungan baik dengan Jokowi. Dengan Sandiaga Uno pun demikian. Menurut dia semua pasangan calon yang berkontestasi di Pilpres 2019 adalah putra-putra terbaik bangsa.

“Bahwa empat orang ini adalah empat orang terbaik yang tak berhak atas bully-an, yang tidak berhak atas kalimat negatif. Kalau mereka jadi, lalu doa kita jadi, kan Indonesia payah,” ujar Yusuf Mansur.

Lebih lanjut, Yusuf tidak mengelak pernah diajak untuk menjadi bagian dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf. Namun, ia enggan merinci siapa pihak yang mengajak dan alasannya hingga kini tak bergabung ke dalam TKN.

Ia hanya kembali mengungkapkan harapannya agar semua pihak menciptakan suasana yang damai selama Pilpres 2019.

“Saya sebagai anak Indonesia yang ingin sampaikan ayo kita semua bersaudara, ayo kita semua bersahabat, ayo semua positif dan adem. Jangan sampai jadi bagian dari masalah,” kata Yusuf Mansur. (jps/wis) CNN Indonesia

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here