WhatsApp Multi-device Sudah Bisa Dicoba, Ini Caranya

163
WhatsApp

Facebook memastikan fitur Multi-device di WhatsApp sudah masuk peluncuran uji beta publik terbatas. Perusahaan membatasi kemampuan fitur untuk satu akun dapat digunakan 1 smartphone dengan 4 perangkat non ponsel.

“Dengan kemampuan baru ini Anda sekarang bisa menggunakan WhatsApp di ponsel dan hingga 4 perangkat non ponsel lain secara bersamaan, bahkan jika baterai ponsel mati,” kata laman Engineering Facebook, Kamis (15/7/2021).

Sebagai catatan, fitur ini baru tersedia untuk versi beta. Jadi pengguna harus bergabung dengan program beta WhatsApp untuk mencobai fitur yang paling ditunggu oleh banyak pengguna aplikasi bertukar pesan ini.

 

WhatsApp dalam laman Faq nya mengungkapkan syarat untuk ikut program itu. Pertama adalah pengguna aplikasi WhatsApp dan WhatsApp Business Beta yang menggunakan WhatsApp Beta terbaru dari Android dan iPhone.

Pengguna WhatsApp dan WhatsApp Business juga bisa menggunakannya yang berada di negara lain.

Untuk bisa mencicipi fitur, WhatsApp harus dalam versi terbaru dan setelah bergabung ke Beta Multi-device pengguna perlu menautkan lagi perangkat untuk pendamping.

Di Android untuk bergabung dengan Beta Multi-device dengan membuka aplikasi lalu klik menu Opsi atau tiga titik. Lanjutkan dengan menekan menu Perangkat tertaut (Linked Devices).

Setelah itu tekan Beta Multi perangkat (Multi-device beta) dan terakhir klik Gabung ke Beta. Untuk keluar ulangi cara tadi hingga Beta Multi perangkat selanjutnya klik Keluar dari Beta.

Sementara untuk iOS, buka pengaturan WhatsApp dan klik Perangkat Tertaut (Linked Devices) lalu ketuk Beta Multi perangkat (Multi-device Beta). Terakhir Gabung ke Beta. Untuk keluar ulangi lagi cara tadi dan setelh masuk ke Beta Multiperangkat klik Keluar dari Beta.

Dengan fitur ini, pihak Facebook memastikan keamanan dan privasi pengguna tetap dipertahankan. Melalui end-to-end encryption yang telah digunakan WhatsApp sejak lama.

“Yang penting kami telah mengembangkan teknologi baru untuk mempertahankan end-to-end encryption sambil tetap mengelola sinkronisasi data Anda seperti nama kontak, arsip obrolan, pesan berbintang dan banyak lagi di seluruh perangkat,” jelas perusahaan.

Sumber Berita / Artikel Asli : CNBC Indonesia

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here