Wasekjen Demokrat Andi Arief Akui Ada Perbedaan Antar Parpol Koalisi Prabowo-Sandi

268
Andi Arief

Sejumlah kader, pimpinan, pengurus dan kepala daerah dari Partai Demokrat terang-terangan menyatakan mendukung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.

Pilihan itu berbeda 180 derajat dari perintah DPP Demokrat yang menyatakan dukungan kepada pasangan Prabowo-Sandi.

Tak hanya itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga absen dalam pertemuan ketua-ketua parpol koalisi oposisi tersebut.

Pun demikian saat pendaftaran ke KPU RI dimana SBY memilih berada di rumahnya dan hanya mengirimkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Syarief Hasan serta Hinca Panjaitan.

Kondisi tersebut memantik spekulasi bahwa sejatinya Demokrat tengah menerapkan politik main di dua kaki.

Satu sisi menyatakan dukungan kepada Prabowo-Sandi, di sisi lain membiarkan kadernya mendukung Jokowi-Ma’ruf.

Spekulasi lainnya muncul bahwa SBY sendiri yang memerintahkannya.

Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief melalui akun twitter pribadinya kembali bercuit.

Ia menegaskan bahwa kebersaaam parpol koalisi oposisi itu sejatinya sudah berbarengan sejak pendaftaran capres-cawapres di KPU RI lalu.

“Gerindra, PAN, PKS dan Demokrat akan start bareng sejak penetapan KPU 23 september nanti,” tulisnya, Rabu (12/9/2018).

Kali ini, Andi mengakui bahwa benar ada perbedaan antara parpol koalisi oposisi yakni Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat.

Namun, ia juga meyakini bahwa semua perbedaan tersebut akan berbuah kesepakatan.

“Keempat partai ini akan menyatu, tentu saja semua perbedaan yg pasti terjadi akan ada solusinya dan jadi kesepakatan,”

“Agar setelah 23 September laju koalisi bisa lancar,” tutupnya.

Download aplikasi Pojoksatu.id dan dapatkan hadiah menarik setiap hari

(ruh/pojoksatu)

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here