VP Cabin Crew Garuda Polisikan @digeeembok, Erick Thohir Malah Kaji Pemecatan

659
Ari Ashkara, Erick Thohir

JAKARTA – Satu per satu skandal esek-esek di PT Garuda Indonesia yang melibatkan direksi dan pramugari terus mengemuka.

Disebutkan, bahwa selama ini telah terjadi praktik eksploitasi seksual terhadap para pramugari.

Hal itu lantas berbuntunt laporan polisi yang dibuat Vice Presiden Cabin Crew PT Garuda Indonesia, Roni Eka Mirsa, mempolisikan akun Twitter Twitter @digeeembok.

Roni menganggap, akun tersebut telah melontarkan fitnah terhadap dirinya.

Terkait hal tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan tengah mengkaji pemecatan petinggi Garuda yang terlibat.

Pasalnya, aturan hukum yang jelas hingga kini masih belum ditemukan dan berkaca pada kebijakan yang diterapkan perusahaan multinasional.

“Tapi kalau di Amerika itu nanti saya pelajari, bisa diberhentikan,” ujar Erick di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (11/12/2019).

Pemecatan dimaksud, sangat bisa dilakukan jika memang ditemukan bukti kuat.

“Apalagi kalau ada pegawai wanita yang jelas-jelas sudah ada sexual harassment,” lanjutnya.

Akan tetapi, Erick menjelaskan, dugaan pelecehan seksual itu bukan menjadi domain Kementerian BUMN.

Sebaliknya, hal itu adalah sepenuhnya kewenangan aparat penegak hukum.

“Kalau soal amoral seperti itu kan pasti nanti prosesnya bukan di saya. itu di kepolisian. Kalau saya kan urusan korporasi,” terangnya.

Kendati demikian, Erick memastikan, pihaknya tak akan pernah mentolelir perbuatan pelecehan seksual di perusahaan maskapai plat merah itu.

“Kami pastikan sexual harassment kepada pegawai perempuan di BUMN itu tidak boleh,” tegasnya.

“Kaum perempuan itu mohon maaf jangan dijadikan ya hal-hal yang tidak baik lah,” lanjutnya.

Sebaliknya, kaum perempuan harus mendapat jaminan perlindungan terhadap para pimpinan yang tidak baik.

“Apalagi kita sekarang banyak sekali menteri-menteri dari wanita,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta AKP Alexander Yurikho membenarkan telah menerima laporan atas nama Roni Eka Mirsa.

Roni mempolisikan pemilik akun @digeeembok dengan pasal pencemaran nama baik.

“Laporannya ada. Terkait merasa dicemarkan nama baiknya pelapor,” kata Alex, Rabu (11/12/2019).

Hal senada juga dibenarkan Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra.

“Laporan itu benar. Sudah diterima oleh Polresta Bandara Soekarno Hatta,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya tengah memproses laporan dimaksud. Selanjutnya, pihaknya akan meminta keterangan pemilik akun @digeeembok.

“Saat ini sudah dalam upaya-upaya penyelidikan untuk memastikan tindak pidana yang dilakukan oleh akun tersebut,” terang Asep.

(ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...