Viral Mahasiswa Baru di FT UNIB Dipelonco saat Ospek, Dipaksa Berdiri 2 Jam

253

Perpeloncoan saat Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) Fakultas Teknik Universitas Bengkulu (FT UNIB) viral di media sosial.

Para mahasiswa baru dibentak oleh kakak tingkat hingga dipaksa berdiri selama dua jam lamanya.

Kasus perpeloncoan tersebut diungkap oleh seorang warganet Twitter @ab**********at. Si pengunggah membeberkan sejumlah bukti adanya aksi peloncoan di Fakultas Teknik kampus tersebut.

Selama menjalani ospek secara daring, mahasiswa baru (maba) diminta untuk berdiri selama 2 jam. Maba wanita juga dipaksa untuk mengolesi lipstik ke seluruh permukaan wajahnya.

Tak hanya itu, kakak tingkat (kating) juga memperlakukan para maba dengan kasar. Mereka secara bergantian memarahi para maba.

Banyak teman-teman yang tidak menyukai bagaimana ospek dilaksanakan. Akan tetapi, hal tersebut tidak berani mereka sampaikan, selain akrena tekanan dari atas (senior),” ujarnya seperti dikutip Suara.com, Kamis (17/9/2020).

Perpeloncoan saat ospek di FT UNIB (Twitter)
Perpeloncoan saat ospek di FT UNIB (Twitter)

Prosesi ospek FT UNIB tersebut diunggah ke kanal YouTube, namun belakangan video ospek yang berisi aksi perpeloncoan tersebut sudah dibatasi.

Meski demikian, si pengunggah telah berhasil mengabadikan beberapa momen saat perpeloncoan selama ospek terjadi, seperti maba dimarahi dan dihukum berdiri dua jam hingga maba diminta mengolesi lipstik ke seluruh wajahnya.

Upaya di pengunggah mengungkap kasus tersebut justru berujung aksi teror. Seluruh akun media sosial hingga nomor telepon si pengunggah diteror oleh orang tak bertanggungjawab.

Setelah saya mengipload kasus ini di story saya, hal-hal mulai berdatangan. Salah satu pihak (yang berada dalam video) DM saya untuk bernegosiasi,” ungkap si pengunggah.

Perpeloncoan saat ospek di FT UNIB (Twitter)
Perpeloncoan saat ospek di FT UNIB (Twitter)

Pria dalam video ospek bernama Dani Fazli tersebut mengirimkan pesan kepada si pengunggah. Ia mengajak si pengunggah diskusi, bukan hanya mengungkap kasus lewat media sosial.

Mari kita diskusi membahas masalah snapmu, generasi berintegritas kan? Seharusnya tidak hanya berargumen via medsos lah ya. TUnjukkan bahwa Anda generasi cerdas ya. Ku tunggu kabar baikmu,” kata Dani Fazli.

Selain itu, ada pula pihak-pihak yang menggunakan akun palsu untuk menyerang si pengunggah. Pihak tersebut meminta si penginggah menghapus cuitan tersebut jika tidak mau berurusan panjang.

Buat apa sih viralkan sesuatu? Mending di-take down sekarang. Enggak baik bocorin dapur orang. Emang parah ya sekarang semua berbau media sosial pasti ada saja orang yang mau pansos,” ujar akun @sekepingkata_.

Tak sampai disitu, si pengunggah mendapatkan informasi dari rekannya bahwa banyak orang dari UIB yang mencari-cari informasi pribadinya seperti nomor telepon hingga alamat rumah.

Ancaman demi ancaman terus berdatangan terhadap si pengunggah. Banyak orang asing yang mengirimkan pesan bernada ancaman melalui WhatsApp.

Jangan cari masalah kalau tidak aman,” ancam seorang asing.

Kita kerja sama sedikit lah. Tolong jangan bilang kalau banyak yang menghubungi kau. Kau diam-diam saja seperti tidak tahu apa-apa. Tapi suruh hapus tweetnya kalau tidak mau dapat masalah,” ancam orang asing lainnya.

Maba FT UNIB disuruh olesi lipstik ke wajah (Twitter)
Maba FT UNIB disuruh olesi lipstik ke wajah (Twitter)

Si pengunggah merasa cemas dan terganggu dengan adanya berbagai ancaman yang terus datang kepadanya.

Jujur, ketika menulis tweet ini saya merasa sangat tidak aman dan cemas. Direct message dan request following tak hentinya masuk,” ungkap si pengunggah.

Hingga berita ini disusun, Suara.com masih mencoba mengonfirmasi pihak UNIB mengenai aksi perpeloncoan di FT kampus tersebut.

Sumber Berita / Artikel Asli : Suara

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...