Usai Gedung BPOM Kebakaran, Warganet Curiga Ada Konspirasi di Dalamnya: Masa Iya…

287

Kebakaran gedung Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Minggu malam, 18 Juli 2021, menyisakan tanda tanya besar bagi sebagian orang.

Pasalnya, usai berita kebakaran BPOM itu viral, para warganet di media sosial (medsos) ramai mengaitkannya dengan konspirasi.

Warganet curiga bahwasanya kebakaran BPOM bukanlah sebuah kecelakaan, melainkan ada oknum yang sengaja membakarnya.

Seperti yang terlihat di medsos Twitter, kata BPOM menjadi trending dan banyak yang memperbincangkannya.

Menurut keterangan resmi dari pihak BPOM, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Dugaan sementara pemicu api di gedung BPOM adalah konsleting listrik, karena pada saat kejadian, sedang dilakukan pekerjaan peremajaan panel listrik.

Namun, sejumlah warganet di Twitter tak percaya jika penyebabnya adalah konsleting listrik, mereka curiga ada konspirasi di dalamnya.

“Wkwkwk gak mungkin kalo dugaannya krn korsleting listrik. Bangunan kaya kejaksaan agung dan BPOM pasti sudah dirancang kelistrikan se safety mungkin. Yaaaaaaaa sudah pasti di….,” tulis akun @lahkokgaada.

“Kantir BPOM kebakaran ada yang bilang konspirasi ada yang bilang itu kecelakaan konsleting listrik. Tapi gua mah gatau dah mana yang bener,” tambah akun @IMKRWN.

“Setelah kejaksaan lalu gudang, sekarang BPOM yang kebakaran. Besok apa lagi? Oiya deng sate,” imbuh akun @tabik_.

“Ini kalau alesan kebakaran BPOM karena konslet listrik awas aja ye, udh bosen gw denger nyaa, kalo mau bohong tolong cari alesan yg lain,” tambah akun @raimukoyokasu_.

Banyak dari warganet juga mengaitkan kebakaran BPOM dengan peristiwa kebakaran lain sebelumnya yang terjadi di gudang vaksin dan Kejaksaan Agung.

Menurut mereka, insiden-insiden kebakaran tersebut tak mungkin terjadi secara alami dan kebetulan, pasti ada konspirasi di dalamnya.

“Kejaksaan – gudang vaksin – bpom. Masa iya gedung sekelas itu gak pasang MCB yang memadai,” kata akun @Nandasetia11.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here