Usai Badai, Lihat yang Dilakukan Walikota Surabaya dan Pasha Ungu di Instagram Walikota Bogor, Salut!

427
Pasha Ungu

JAKARTA – Hujan deras yang disertai angin kencang dan badai menerjang Kota Bogor, Kamis (6/12/2018).

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto pun mengunggah sejumlah foto melalui akun instagram pribadi miliknya.

“Warga Bogor..hujan badai dan angin puting beliung melanda Kota Bogor bagian Selatan dan sebagian Timur sore tadi,” tulisnya.

Ia menyebut, bencana itu mengakibatkan 800 rumah mengalami kerusakan dan satu warga meninggal dunia.

“Duka cita untuk keluarga Almarhumah. Pemkot akan memberikan santunan dan bantuan maksimal untuk keluarga korban,” lanjutnya.

Bima menjelaskan, saat ini pihaknya bersama TNI/Polri dan Tagana tengah melakukan pendataan di lapangan dan evakuasi serta pembersihan jalur trasportasi.

“Camat Lurah berkoordinasi dengan Dinsos dan BPBD untuk salurkan bantuan darurat,” jelas Bima.

Atas peristiwa itu, Bima Arya pun mengingatkan warganya agar waspada berkendara saat hujan lebat dan tak memarkir kendaran di bawah pohon.

“Jika ada potensi angin perhatikan arahnya di depan arah pergerakan angin puting beliung termasuk beteduh di bangunan tua/yg potensial roboh,”

“Pantau semua kanal informasi Pemkot untuk prediksi cuaca dan antisipasi bencana ke depan. Semoga Allah SWT melindungi kita semua,” tutupnya.

Unggahan itupun mendapat banyak respon dari warganet yang memenuhi kolom komentar.

Namun yang menjadi perhatian adalah, diantara komen-komen tersebut, ternyata terdapat komen dari Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo alias Pasha Ungu.

Kedua pimpinan daerah itu pun menyampaikan dukacita dan belasungkawa atas bencana badai Bogor tersebut.

“Terima kasih informasinya pak wali..turut berduka atas korban bencana puting beliung..semoga semua bisa segera teratasi..bismilah,” tulis Pasha.

Demikian halnya dengan Tri Rismaharini yang juga ikut menyampaikan belasungkawa atas nama masyarakat Kota Surabaya.

“Pak Wali, atas nama warga Surabaya turut berduka cita atas musibah yang menimpa, semoga diberikan kekuatan,”

“Dan turut berbelasungkawa untuk yang wafat semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga Almarhumah diberi ketabahan aamiin,” tulis Tri Rismaharini.

“terimakasih ibu Wali. Salam hormat,” balas Bima Arya.

Diberitakan PojokSatu.id sebelumya, hujan badai Bogor itu sendiri terjadi akibat hujan yang terjadi sekira pukul 15.30 WIB.

Akibat badai tersebut, ratusan rumah warga dan bangunan dilaporkan rusak. Sejumlah pohon pun bertumbangan di jalan.

Kendaraan rusak tak luput tertimpa pohon. Bahkan, seorang warga atas nama Enny Reno (45), warga Cluster Bukit Nirwana I, BNR, Kecamatan Bogor Selatan, meninggal dunia.

Istri ketua RW itu meninggal akibat mobil yang ditumpanginya tertimpa pohon tumbang di Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Dampak badai Bogor itu paling parah terjadi di wilayah Kelurahan Cipaku, Batutulis, Pamoyanan, dan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan.

Di daerah ini banyak pohon yang tumbang dan atap rumah warga beterbangan.

Sementara pohon tumbang terjadi di Kelurahan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Adapun identitas kendaraan tertimpa pohon tumbang, yakni Ayla hitam dengan nopol 1577 RJ, kemudian Avanza silver F 1618 EY.

Dua mobil lainnya yang juga tertimpa pohon yakni angkot 14 dengan nomor polisi F 1909 AZ dan angkot 02 F 1932 AF.

(ruh/pojoksatu)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.