Undang Dahnil Azhar, Panitia Tabligh Akbar PA 212 Jamin Tak Ada Unsur Kampanye

137
Jubir BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak

Panitia acara Tabligh Akbar Presidium Alumni (PA) 212 Solo Raya menjamin tidak akan ada unsur kampanye, kendati dalam acara yang digelar di Bundaran Gladak, Pasarkliwon, Solo, Jawa Tengah, itu akan menghadirkan Dahnil Anzar Simanjuntak yang notabene merupakan juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Humas Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), Endro Sudarsono mengatakan, tablig akbar yang akan digelar Minggu (13/1/2019) pagi tersebut merupakan kali ketiga dan dari dua pelaksanaan sebelumnya tidak pernah ada unsur kampanye.

“Kami dua kali melaksanakan aksi serupa namun tidak ditemukan adanya unsir kampanye. Sehingga kami berharap Bang Dahnil bisa menyesuaikan. Bahwa ini tablig akbar terkait konsolidasi massa 212, bukan kampanye. Dan kami juga jamin tidak ada materi yang masuk kategori kampanye,” tegasnya.

Terkait permintaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah yang meminta panitia mengubah acara, Endro mengatakan hal tersebut sudah selesai. Pihaknya sudah menghapus bagian acara yang menyebutkan sesi pembekalan saksi yang sebelumnya tercantum dalam proposal acara.

“Jadi memang di proposalnya, baik yang ke Polda maupun Polresta masih ada pembekalam saksi, tapi sudah kita ralat dan tidak ada acara pembekalan saksi. Sehingga tidak ada kampanye, kalau bicara politik kan tidak ada masalah asal bukan kampanye,” ujarnya.

Meski menegaskan tidak ada kampanye, namun pihaknya tidak mempermasalahkan jika nanti Bawaslu Kota Solo akan mengawasi acara. Menurutnya hal itu memang sudah menjadi tugas lembaga negara itu.

Sedangkan terkait izin dari instansi terkait baik kepolisian maupun Dinas Perhubungan (Dishub), Endro menuturkan pihaknya sudah menyerahkan surat pemberitahuan acara dan memang untuk kegiatan sebagaimana yang diselenggarakan tersebut tidak membutuhkan izin. Kendati lokasinya di Jalan Slamet Riyadi, sebab Bundaran Gladak sedang ada pengerjaan proyek pemasangan paving.

“Sekali lagi bukan perizinan tapi pemberitahuan ke Polda, ke Polres, ke polsek, Dishub dan Kesbangpol. Kami juga kepada polisi sudah menyanggupi untuk menjaga keamanan, ketertiban maupun kebersihan Solo. Mengingat Besok Ahad itu tidak ada car free day dan Gladak juga ada perbaikan, maka lokasinya kita geser 15 meter ke barat di selatan jalan. Nanti.tidak nutup jalan, sebab sisi utara nanti kita beri akses jalan untuk kendaraan,” paparnya.

Terpisah, Wakil Kepala Kepolisian Resort Kota Solo, Ajun Komisaris Besar Polisi Andy Rifai mengatakan, pihaknya tetap akan melakukan pengamanan selama acara berlangsung, bahkan pihaknya sudah mendapatkan back up dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

“Namun sebenarnya kami berharap kalau kegiatan itu bisa dipindah ke masjid, bukan di jalan. Apalagi itu hari Minggu, dikhawatirkan akan menganggu aktivitas warga. Selain itu, di Klaten kan juga ada acara dengan Dahnil, kenapa tidak dijadikan satu saja,” ujarnya.[] akurat

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.