Tri Rismaharini Cabut Laporan, tapi Maaf Zikria Dzatil Belum Tentu Bebas

205
Warga Bogor, Dzikria Dzatil ditangkap Polrestabes Surabaya karena menghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto RMOLJatim

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini resmi mencabut laporan atas penghinanya di media sosial, Zikria Dzatil.

Pencabutan laporan itu dilakukan lantaran pendukung Anies Baswedan itu sudah meminta maaf kepada dirinya dan warga Surabaya.

Kabar itu dibenarkan Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febri Adytia Prajatara saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (9/2/2020).

“(Benar) Wali Kota mencabut laporannya lantaran Zikria Dzatil telah meminta maaf juga kepada warga Surabaya,” ujarnya.

Dijelaskan, pencabutan laporan ditandatangani sendiri Emak’e Arek-arek Suroboyo itu dan diserahkan oleh Bagian Hukum Pemkot Surabaya ke Polrestabes Surabaya.

Lebih lanjut, terkait proses hukum, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian.

Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran pun membenarkan pencabutan laporan dimaksud.

Saat ini, pihaknya masih harus melakukan berbagai tahapan sebelum penerbitan Surat Penghentian Penyidikan (SP3) diterbitkan.

“Iya (belum tentu bebas) karena nanti harus melalui gelar perkara,” terang Sudamiran.

Dari hasil gelar perkara itulah nantinya nasib Zikria Dzatil bakal ditentukan.

Pasalnya, semua proses hukum lebih dulu dilakukan gelar perkara, mulai dari lidik sampai penentuan status tersangka.

“Penentuan tersangka gelar perkara, penahanan gelar perkara, penghentian gelar perkara. Ada atau tidaknya tindak pidana ya tetap kita lakukan gelar perkara,” terangnya.

Dari hasil gelar perkara tersebut, nantinya berbuah kesimpulan dan rekomendasi. Kedua poin tersebut yang nantinya akan dilaksanakan oleh penyidik.

Tahapan tersebut nantinya akan memberi kepastian hukum terhadap kasus ujaran kebencian yang menjerat ibu tiga anak tersebut.

Terkait penangguhan penahanan yang diajukan keluarga Zikria Dzatil, kata Sudamiran, masih dikaji pihaknya.

“Penangguhan (penahanan) kita pertimbangkan,” pungkasnya.

(ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...