Tokoh Ini Sebut Habib Rizieq Adalah Korban Kedzaliman Rezim: Allah Pasti Menolong Hamba-Nya

328
Habib Rizieq Shihab.

Mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) kembali ditahan. Kini HRS harus menjalani penahanan untuk kasus swab palsu Rumah Sakit (RS) Ummi Bogor berdasarkan penetapan ketua pengadilan tinggi.

“Belum, Habib dilakukan penahanan kembali untuk perkara yang berbeda,” ujar pengacara HRS, Ichwan Tuankotta saat dihubungi, Senin, 9 Agustus 2021.

Ichwan menjelaskan, masa penahanan HRS dalam kasus kerumunan Petamburan dan Megamendung memang telah selesai.

“Harusnya memang bebas beliau hari ini. Karena perkara kerumunan Petamburan dan Megamendung Hakim Pengadilan Tinggi menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, dan karena sudah habis masa penahanannya,” terangnya.

Namun HRS harus kembali menjalani penahanan selama 30 hari ke depan untuk kasus swab dan menurutnya ini perbuatan zalim.

“Tapi kemudian Ketua Pengadilan Tinggi melakukan penetapan penahanan 30 hari ke depan terhadap perkara RS Ummi. Sungguh zalim,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes, Ahmad Ramadhan menyatakan, HRS belum bebas. Hingga saat ini HRS masih mendekam di Rutan Mabes Polri.

“Sampai saat ini MRS masih berada di Rutan Bareskrim,” kata Ahmad.

Masa penahanan HRS ini akan berlangsung hingga 7 September 2021. Nantinya masa penahanan HRS bisa berubah lebih lama atau lebih singkat bergantung pada putusan di tingkat lanjutan telah diketok.

Menanggapi hal ini, tokoh Papua, Christ Wamea kembali membela HRS. Sejak awal kasus HRS dimulai, Christ Wamea memang selalu membela dirinya.

Menurutnya, HRS merupakan korban dari kedzaliman pemerintahan saat ini.

“Pak HRS adalah korban kedzaliman rezim ini,” katanya melalui Twitter @PutraWadapi Kamis, 12 Agustus 2021.

Meski begitu, dia yakin Allah Subhanahu wa ta’ala akan menolong hambanya yang setia kepada-Nya.

“Namun Allah pasti akan menolong hambanya yang senantiasa setia kepadaNya,” pungkas Christ. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here